SWAPE UP UNTUK MEMBACA ARTIKEL
Kunker ke Labuan Bajo, Ini yang Dilakukan Gubernur NTT

Iklan

 


FEC Media
22 Apr 2021, 18.56 WIB
Headline

Kunker ke Labuan Bajo, Ini yang Dilakukan Gubernur NTT

Gubernur NTT saat Kunjungan kerja ke Labuan Bajo. (Foto: Prokopim) 


Manggarai Barat, Floreseditorial.com - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), pada Rabu (21/4/2021). 


Dalam Kunker tersebut, Gubernur VBL, disambut dan didampingi oleh Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Mabar, Edistasius Endi dan dr. Yulianus Weng.


Saat berkunjung ke Terminal Multipurpose, Gubernur VBL, mengatakan, Terminal Multipurpose tersebut akan diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo, pada Juni 2021 mendatang.


"Terminal Multipurpose ini peletakan batu pertama pembangunannya oleh Presiden RI, Joko Widodo. Dulunya lokasi ini yang bisa dilihat hanya laut, namun sekarang sudah menjadi Terminal Multipurpose. Terima kasih kepada Bapak Presiden, Menteri Perhubungan dan pihak Pelindo III, atas terlaksananya pembanguan terminal ini. Juga terima kasih kepada Bupati dan Wabup Mabar, serta untuk seluruh masyarakat yang terus menerus memantau proyek pembangunan pelabuhan ini sehingga bisa diselesaikan," ungkap Gubernur VBL.


Ia menjelaskan, berdasarkan informasi dari pihak Pelindo, batas terendah dari pelabuhan itu saat ini adalah kedalaman 16 meter, dan akan sampai pada garis tanda dengan kedalaman 20 meter lagi.


"Berdasarkan informasi dari pihak Pelindo III, kedalaman laut dari lokasi ini sampai dengan 20 meter, dan ini luar biasa," papar Gubernur.


Beliau meyakini, pelabuhan itu akan memberikan peluang dan potensi manfaat bagi NTT, khususnya masyarakat Labuan Bajo dan Pulau Flores pada umumnya.


"Karena dengan keberadaan pelabuhan ini, masyarakat Labuan Bajo bisa langsung mengekspor potensi sumber daya yang ada, karena pelabuhan ini sudah memenuhi syarat untuk disinggahi oleh kapal-kapal besar dan parkir di sini. Untuk langsung ekspor ke luar negeri, sumber daya dan potensi yang ada di daerah ini, baik dari Kupang maupun Labuan Bajo, tidak lagi harus ke Surabaya dulu," jelasnya.


Gubernur VBL menyampaikan, sumber daya dan potensi sudah ada. Hanya tinggal mengerjakan dengan baik, walaupun NTT saat ini dalam keadaan berduka karena bencana.


"Di tengah duka karena bencana di provinsi ini, tapi kita harus bersyukur bahwa pembangunan di NTT terus bergerak maju. Karena ini menjadi prasyarat untuk segala potensi yang dimiliki, bisa menuju pada provinsi yang berkembang dan maju. Saya berharap seluruh kita, baik Bupati dan stakeholder untuk bekerja secara terpadu, rajin di lapangan, bekerja secara terus menerus sehingga upaya untuk mewujudkan cita-cita untuk NTT Bangkit dan Sejahtera bisa tercapai," bebernya.


Sebelumnya, saat pertemuan bersama Dirut PLN di Kupang, Gubernur VBL, juga sangat mengapresiasi kinerja PLN dalam percepatan pemulihan jaringan listrik di NTT. 


"Saya sangat senang dan juga terkejut, karena pada saat penanganan listrik awal pasca bencana itu, katanya target awal pemulihan listrik di seluruh NTT itu tercapai pada Mei. Saat ini, Minggu ke II di bulan April, tingkat pemulihan penerangan jaringan listrik sudah mencapai 96%. Lebih cepat dari target sebelumnya. Saya sangat senang dan terima kasih untuk PLN atas kinerja yang luar biasa tersebut. Sudah cepat pulih jaringan listrik kita kembali pulih, dan ini tentunya juga dapat mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat," tukas VBL.