Iklan

Valerius Isnoho
7 Apr 2021, 11.02 WIB
News

Longsor di Nunang Dikhawatirkan Akan Mengganggu Pasokan BBM ke Sejumlah Kabupaten

Material longsor yang menutupi jalan, tepatnya di Kampung Nunang, Desa Salama, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, pada Rabu (7/4/2021). (Foto: Ist)



Manggarai, Floreseditorial.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Manggarai, Silvester Nado, meminta kepada Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manggarai agar segera berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Manggarai, segera menurunkan alat berat untuk membersihkan material longsor di Kampung Nunang, Desa Salama, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).


Kepada media ini, Rabu (7/4/2021), Silvester Nado, meminta Kepala Dinas BPBD Manggarai segera berkoordinasi dengan Dinas PUPR, untuk memobilisasi alat berat menuju lokasi yang tertimbun longsor, yang menyebabkan antri panjang di jalur Reo-Ruteng itu.


"Petimbangan pertama, jalur Reo-Ruteng merupakan jalur strategis untuk menunjang perekonomian masyarakat Manggarai Raya. Kedua, untuk menjaga keselamatan pengendara yang sementara antri disekitar lokasi rawan longsor, mengingat intesitas hujan di wilayah Manggarai masih tinggi. Jangan sampai terjadi longsor susulan," ungkap Nado.


Ia mengimbau, kepada pengendara motor dan mobil agar senantiasa waspada dalam melintasi jalur Reo-Ruteng, mengingat potensi longsor sepanjang ruas jalan tersebut sangat tinggi.


"Kepada masyarakat, diharapkan agar tetap waspada terhadap kondisi alam yang belum bersahabat. Harus siap siaga setiap saat," imbaunya.


Ia menambahkan, jika Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Manggarai tidak segera menurunkan alat berat untuk membersihkan material longsor di Kampung Nunang, maka hal tersebut akan sangat berdampak pada persendiaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di kabupaten Manggarai, Manggarai Barat dan Manggarai Timur.