Iklan

Pankrasius Y. Gandung| <br>Penulis<br>
12 Apr 2021, 20.49 WIB
Headline

Meteran Listrik Tak Kunjung Dipasang, Warga Matim Geruduk Kantor Instalatur di Ruteng

Sejumlah warga Kampung Mbelar, Matim saat mendatangi Kantor PT. Crisna Pratama Teknik Perwakilan Ruteng, Manggarai, pada Senin (12/4/2021). (Foto: FEC Media/Pankra Yoris)

Manggarai Timur, Floreseditorial.com - Sejumlah warga asal Kampung Mbelar, Kelurahan Bangka Leleng, Kecamatan Lamba Leda Selatan, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Nusa Tenggara Timur (NTT) mendatangi Kantor PT. Crisna Pratama Teknik Perwakilan Ruteng yang beralamat di Jl. Merak, Kelurahan Watu, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, pada Senin (12/4/2021).


Kedatangan sejumlah warga tersebut, ingin menanyakan kejelasan terkait meteran listrik yang telah mereka bayar pada tahun 2019 silam, namun hingga saat ini belum terpasang.


"Kedatangan kami ke Kantor PT. Crisna Pratama Teknik ini, untuk menanyakan kejelasan tentang meteran listrik yang telah kami lunasi sejak tahun 2019 silam," ungkap Andreas Mat, salah satu perwakilan warga, kepada media floreseditorial.com, Senin (12/4/2021).


Ia menjelaskan, saat itu, pihak PT penyedia jasa instalatir, kontraktor, dan leveransi itu mendatangi rumah warga di Kampung Mbelar, untuk melakukan sosialisasi terkait pemasangan meteran listrik. 


"Setelah sosialisasi, saya sebagai Ketua, melakukan koordinasi dengan 44 Kepala Keluarga (KK) yang berada di Kampung Mbelar, yang hendak membeli meteran tersebut dengan harga Rp3.000.000,00/unit meteran dengan daya 900 Kwh," papar Andreas.


Ia menambahkan, pembayaran dilakukan sebanyak delapan kali angsuran, dengan nominal pembayaran bervariasi.


"Sebanyak 44 KK telah lunas melakukan pembayaran, namun yang terpasang hanya 33 unit meteran untuk 33 KK. Sementara 11 KK lainnya, hingga saat ini belum mendapat pemasangan meteran tersebut," bebernya. 


Senada, warga lainnya, LD, menyampaikan, di rumahnya telah dilakukan instalasi listrik, namun hingga sekarang belum terpasang meteran.


"Instalasi tersebut sudah sejak 2019, saat pihak PT melakukan instalasi secara menyeluruh. Yang lain, setelah instalasi langsung pasang meteran, namun kami punya belum hingga sekarang," jelas LD.


Sementara itu, Penanggung Jawab PT. Crisna Pratama Teknik Perwakilan Ruteng, Yuventinus, ditemui media ini di kantornya, Senin (12/4/2021), mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Perusahaan terkait permasalahan sejumlah warga itu.


"Kita sudah lakukan koordinasi dan kita juga telah mendapat kepastian dari pihat PT. Besok kita akan melakukan registrasi, dan untuk administrasi, nanti kami di internal yang akan mengurus itu. Sedangkan untuk pemasangan meteran sendiri, saya belum bisa pastikan kapan. Yang jelas jika besok selesai registrasi, saya akan langsung mengirim nomor registrasinya," tukas Yuventinus.