Iklan

FEC Media | Verified Writer
3 Apr 2021, 18.56 WIB
News

Misa Malam Paskah di Gereja Paroki Borong Terapkan Prokes Ketat

Umat mengikut misa malam paskah di Gereja Paroki Borong. (Foto: FEC Media)


Manggarai Timur, Floreseditorial.com - Perayaan misa malam paskah di Gereja St. Gregorius, Paroki Borong, Kevikepan Borong, dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat.


Pantauan media ini, Sabtu (03/4/2021), perayaan misa Paskah di Gereja Paroki Borong dilaksanakan pada Pukul 14.00 WITA dan pada pukul 17.00 WITA. Umat yang menghadiri perayaan paskahpun diwajibkan untuk mengenakan masker.


Petugas gabungan TNI-Polri bersama Satpol PP dan Dinas Perhubungan kabupaten Manggarai Timur berjaga memastikan perayaan Paskah menerapkan protokol kesehatan.


"Semua umat wajib mengenakan Masker," terang Antonius, seorang petugas panitia perayaan Paskah Gereja Paroki Borong.


Ia mengungkapkan, penerapan Prokes telah dilakukan pengurus Gereja dan ditaati seluruh Jemaat. 


Sementara, RD. Aleksius S. Hiro, Pastor Paroki Borong, dalam Khotbahnya  saat misa perayaan malam paskah, menjelaskan peran kaum perempuan yang sangat strategis dan tidak bisa dianggap lemah.


Santo Markus, dalam injilnya telah menujukan peran kaum perempuan yang berani mendatangi makam Yesus di saat situasi yang tengah mencekam.


“Mereka justru berani mendatangi makam Yesus, berbeda dengan para rasul, yang semuanya kaum laki - laki, ketika Yesus wafat, mereka tidak bersama Yesus di Golgota, mereka bersembunyi, mereka ketakutan karena guru mereka, Yesus Kristus, telah wafat di atas kayu Salib, “ kata Romo Leksi.


Menurut Romo Leksi, kaum Perempuanlah yang telah memberikan kabar pada para rasul bahwa Yesus telah bangkit. 


“Kaum perempuanlah yang pertama mengetahui bahwa Tuhan sungguh telah bangkit,” kata Romo Leksi dalam Khotbahnya.


Mengakhiri Khotbahnya, Romo Leksi berharap agar kehidupan iman para rasul dan kehidupan Maria Magdalena dan Maria Ibu Yakubus dan Salome, bisa diaplikasikan dalam kehidupan kita sehari - hari.