Iklan

FEC Media
28 Apr 2021, 17.56 WIB
Hukrim

Nekat Mencuri di Asrama Polisi, Pemuda Asal Sumba Barat di Labuan Bajo Ditangkap Polisi

MK, Saat diamankan Polisi. (Foto: Net)


Labuan Bajo, Floreseditorial.com - MMK (20), pemuda asal Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tinggal menetap di Waesambi, Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), NTT, ditangkap Tim Jatanras Komodo Satreskrim Polres Mabar, setelah melakukan pencurian di Asrama Polisi.


Berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/86/IV/2021/NTT/ResMabar, MMK melakukan aksinya pada Rabu (14/4/2021) lalu sekitar pukul 04.00 WITA, dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) yakni di Asrama Polisi, Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo. 


Kasat Reskrim Polres Mabar, IPTU Yoga Dharma Susanto, melalui rilis yang diterima media ini, Rabu (28/4/2021), menyampaikan, pelaku masuk ke dalam rumah korban, Putu Rina Yani (36), setelah berhasil menjebol pintu belakang rumah, kemudian mengambil dua unit handphone merek OPPO, satu buah gelang emas seberat tiga gram, dua buah kalung emas seberat enam gram, dan tiga buah cincin emas seberat sembilan gram.


Merasa kehilangan harta bendanya, Putu Rina Yani, melapor kasus pencurian tersebut ke Mapolres Mabar, dengan mencantumkan jumlah kerugian sekitar Rp18.000.000,00.


"Berdasarkan laporan itu, Tim Jatanras Komodo langsung melakukan penyelidikan dan akhirnya berhasil mengendus keberadaan tersangka dari beberapa saksi yang sudah kita periksa," ujar IPTU Yoga.


Selama hampir dua pekan melakukan serangkaian penyelidikan, Tim Jatanras Komodo Satreskrim Polres Mabar berhasil menangkap pelaku di Kaper, Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo, Kabupaten Mabar, pada Selasa (27/4/2021) sekitar pukul 04.30 WITA. Sejumlah Barang Bukti (BB) berupa handphone dan perhiasan emas korban juga berhasil diamankan.


"Pelaku diamankan di Kaper, Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo. BB juga kami amankan dari para saksi, karena sempat dijual. Kini pelaku dan BB itu sudah kita amankan di Mapolres Mabar, guna penyidikan lebih lanjut," paparnya.


Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan Penyidik, pelaku mengaku baru pertama kali melakukan pencurian. Namun atas perbuatannya itu, pelaku dijerat Pasal 363 ayat 1 ke-3 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.