SWAPE UP UNTUK MEMBACA ARTIKEL
Pemulihan Pasca Badai Seroja, Pemprov NTT Minta Pemerintah Kabupaten/Kota Segera Serahkan Validasi Data

Iklan

 


FEC Media
22 Apr 2021, 22.38 WIB
Bencana NTTNews

Pemulihan Pasca Badai Seroja, Pemprov NTT Minta Pemerintah Kabupaten/Kota Segera Serahkan Validasi Data

Konferensi Pers di Pos Komando Tanggap Darurat Bencana. (Foto: FEC Media)


Kupang, Floreseditorial.com - Pemerintah Kabupaten/Kota di Nusa Tenggara Timur (NTT) diminta untuk segera memvalidasi data kerusakan rumah akibat bencana Badai Siklon Tropis Seroja yang melanda wilayah NTT beberapa waktu lalu.


Hal itu disampaikan Juru Bicara (Jubir) Pos Komando Tanggap Darurat Bencana (TDB) Siklon Tropis Seroja Provinsi NTT, Marius Ardu Jelamu, kepada Awak Media, Kamis (22/4/2021).


"Validasi tentang data jumlah rumah yang rusak berat, rusak sedang, dan rusak ringan, harus sudah diberikan pemerintah Kabupaten/Kota kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT, paling lambat tanggal 26 April 2021. Data by name by adress, nomor Kartu Tanda Penduduk (KTP), nomor Kartu Keluarga (KK), harus lengkap divalidasi untuk diberikan bantuan," ungkap Marius.


Ia mengimbau, pemerintah kabupaten/kota harus cepat tanggap terhadap hal tersebut, karena situasinya sangat mendesak, mengingat masyarakat sedang membutuhkan bantuan.


"Demikian juga data by name by adress, nomor KTP, nomor KK dari warga pengungsi yang tinggal di rumah-rumah keluarga, supaya diberikan bantuan dana tunggu hunian sebesar Rp500.000,00/bulan/KK selama enam bulan. Kami minta untuk segera dilengkapi oleh masing-masing kabupaten/kota," jelasnya.


Marius mengatakan, sesuai dengan pertemuan dengan jajaran kementerian/lembaga sebelumnya, sejumlah kementerian membutuhkan data valid terkait bencana tersebut, agar dapat segera ditindaklanjuti.


"Kementerian Sosial (Kemensos) membutuhkan data dari kabupaten/kota terkait jumlah orang meninggal, agar bisa diproses lebih lanjut untuk dana satunannya. Lalu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga membutuhkan data yang lengkap tentang kerusakan infrastruktur seperti jembatan dan jalan, baik itu jalan negara, jalan provinsi, maupun jalan kabupaten/kota. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga butuh data mengenai kerusakan-kerusakan fasilitas kesehatan, agar kabupaten/kota melaporkan data yang selengkapnya. Juga Kementerian Pendidikan membutuhkan data kerusakan-kerusakan sarana pendidikan. Kita harapkan semua didata dengan baik," paparnya.


Ia menambahkan, dengan adanya data-data tersebut, diharapkan ada jalan keluar untuk menyelesaikannya sejumlah kebijakan-kebijakan yang diambil Pemerintah Pusat dan Provinsi, terkait TDB Siklon Tropis Seroja di NTT.


"Sementara itu, berdasarkan koordinasi dengan PT Telkom, jaringan internet saat ini masih dalam tahap recovery dan ada beberapa titik yang terdampak parah, sehingga masih butuh waktu perbaikan. Diharapkan paling lambat pada 28 April mendatang, semuanya sudah tuntas dan jaringan internet dapat kembali normal dengan baik," tukasnya.