Iklan

FEC Media
10 Apr 2021, 16.29 WIB
News

Tahan Laju Abrasi Pantai, Pemerintah Kecamatan Laut Tanam Pohon Waru dan Mangrove di Pantura

Pemerintah Kecamatan Laut bersama Pemerintah Desa  Satar Padut, Koramil 1612/05 Elar Wilayah Tugas Kecamatan Laut, dan warga setempat, melakukan penanaman stek pohon waru dan anakan mangrove, di sepanjang pantai pemukiman warga Nanga Lirang, pada Sabtu (10/4/2021). (Foto: Humas Kecamatan Laut)


Manggarai Timur, Floreseditorial.com - Sebagaimana diketahui, abrasi merupakan suatu proses pengikisan pantai yang diakibatkan oleh tenaga gelombang laut dan arus laut, atau pasang surut arus laut yang bersifat merusak. 


Abrasi yang biasa disebut juga erosi pantai, mengakibatkan kerusakan garis pantai. Akibat abrasi itu, juga dipacu oleh terganggunya keseimbangan alam daerah pantai tersebut.


Untuk mengatasi abrasi pantai dibagian Pantai Utara (Pantura), tepatnya di Kecamatan Lamba Leda Utara (Laut), Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Nusa Tenggara Timur (NTT), Pemerintah Kecamatan Laut bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Satar Padut, Koramil 1612/05 Elar Wilayah Tugas Kecamatan Laut, dan warga setempat, melakukan penanaman stek pohon waru dan anakan mangrove, di sepanjang pantai pemukiman warga Nanga Lirang, pada Sabtu (10/4/2021).


Lokasi yang ditanami stek pohon waru (haju waso/bahasa setempat) dan anakan mangrove adalah sepanjang Pantai Nanga Pede dan Nanga Lirang, Desa Satar Padut, sepanjang kurang lebih dua kilometer.


Bhabinsa Wilayah Tugas Kecamatan Laut selaku Koordinir Anggota TNI, Bahrudin, yang turut ambil bagian pada kegiatan itu, mengatakan, lokasi Nanga Pede dan Nanga Lirang dipilih menjadi lokasi penanaman stek pohon waru dan anakan mangrove karena lokasi tersebut menjadi sasaran amuk gelombang pasang air laut, yang menjadi bencana bagi penduduk setempat.


Sementara itu, warga setempat, Arifin, merasa sangat senang karena Pemerintah Kecamatan bersama Pemerintah Desa, duduk bersama dengan Koramil 1612/05 Elar, melaksanakan giat tanam demi menjamin keselamatan warga Lirang dan Pede.


"Semoga saja kegiatan ini nantinya akan terus dilaksanakan di wilayah lain di Lamba Leda Utara," kata Arifin.


Di lain pihak, Kepala Desa (Kades) Satar Padut, Fabianus Kabun, menyampaikan, warga harus mendukung kegiatan tanam mangrove dan stek pohon waru tersebut, dengan cara merawat dan menjaga agar pohon yang ditanam itu bisa tumbuh dengan baik.


Senada, Plt. Camat Laut, Agus Suprtman, yang turut hadir dalam kegiatan itu, berharap agar semua pihak memiliki komitmen yang sama untuk menjaga dan merawat lingkungan. 


"Sikap jaga dan rawat itu wujudnya dalam bentuk peduli dengan lingkugan, salah satunya kerja bhakti bersih lingkungan dan tanam anakan mangrove dan stek pohon waru," tukas Agus.