Iklan

Pankrasius Y. Gandung| <br>Penulis<br>
13 Apr 2021, 12.30 WIB
Headline

Tak Jauh dari Rumah Bupati Matim, Jalan Rusak Penuh Lumpur

Jalan rusak yang berlubang dan dipenuhi lumpur di Kampung Ceka Likang, Kabupaten Matim. (Foto: FEC Media/Pankra Yoris)

Manggarai Timur, Floreseditorial.com
- Jalan penghubung antar desa di Kecamatan Lamba Leda Selatan, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Nusa Tenggara Timur (NTT) terpantau rusak parah. 


Salah satu titik jalan berlubang dan rusak parah tepatnya di Kampung Ceka Likang yang merupakan penghubung antar Desa Gurung Turi, Bangka Leleng, dan Kelurahan Nggalak Leleng, sangat mengganggu mobilitas masyarakat yang melintasi jalan tersebut.


"Jalan rusak ini telah lama, namun hingga kini belum ada perbaikan. Padahal, jalan ini merupakan jalan penghubung beberapa desa di Kecamatan Lamba Leda Selatan. Yang ada di Kampung Cekalikang ini hanya bagian kecil saja. Tapi kalau kita mencoba jalan terus ke bawah, maka lebih parah juga dari pada jalan ini, apa lagi kalau kita jalan saat musim hujan seperti sekarang," jelas salah seorang pengguna jalan asal Kampung Nengkal, AG, kepada media ini saat ditemui di lokasi, Selasa (13/4/2021).

 

Senada, pengguna jalan lainnya yang enggan dimediakan namanya, mengatakan, jalan tersebut memang sudah lama rusak, terutama saat musim hujan seperti sekarang ini, titik jalan yang berlubang akan tampak seperti danau. 


"Jalan ini merupkan jalan ke rumah dan tempat kelahiran Bupati Matim, Agas Andreas. Jalan ini merupakan salah satu dari beberapa titik yang rusak. Padahal, jalan ini merupakan jalan utama jika masyarakat lokal atau wisatawan hendak melihat Cunca Renging, salah satu tempat wisata di Kabupaten Matim yang berlokasi di Kampung Nengkal, Desa Gurung Turi, Kecamatan Lamba Leda Selatan," ungkapnya.


Ia berharap, Pemerintah dapat memperhatikan dan segera memperbaiki jalan yang rusak tersebut, demi memperlancar akses mobilitas masyarakat.