Iklan

FEC Media
21 Apr 2021, 21.09 WIB
News

Tingkatkan Potensi Pariwisata Daerah, Pemda Matim dan BPOPLBF Teken Mou

Penandatanganan MoU Pemkab Matim dan BPOLBF. (Foto: Prokopim)


Manggarai Timur, Floreseditorial.com - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Nusa Tenggara Timur (NTT), melakukan penandatanganan MoU dengan Badan Pelaksana Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BPOPLBF).


Penandatanganan MoU tersebut dilakukan oleh Bupati Matim, Agas Andreas, dengan Direktur Utama BPOPLBF, Shana Fatina, bertempat di Ruang Rapat Bupati di Lehong, Borong, pada Rabu (21/4/2021).


MoU tersebut merupakan bentuk kesepakatan formal antara Pemda Kabupaten Matim dengan BPOPLBF, dalam rangka percepatan pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Matim. Kesepakatan teknis akan dituangkan dalam perjanjian kerja sama, yang akan ditandatangani di waktu berikutnya.


Dalam sambutannya, Bupati Matim, Agas Andreas, menjelaskan, ini adalah era kolaboratif dan saling mengisi. Kerja sama harus dimulai dengan saling percaya, jangan ada kecurigaan. Manggarai Timur harus menemukan daya saingnya sendiri, di antara banyak kabupaten yang ada di Flores. 


Menurutnya, pembangunan pariwisata berbasis masyarakat merupakan arah kebijakan pariwisata Manggarai Timur. Bupati Agas menyampaikan, desa harus menjadi generator ekonomi, dan masyarakat harus mendapat manfaat dari kekayaan alamnya. 


"Diskusi dengan BPOPLBF sudah dimulai dua tahun terakhir, dan hari ini kita sudah menemukan rencana dan pola kerja sama. Harapannya, setelah kesamaan pemahaman ini, kemudian kita akan maju kepada perjanjian kerja sama. Di situ nanti akan lebih detail, apa-apa yang harus dilakukan oleh Pemda Kabupaten Matim, dan apa-apa yang harus dilakukan oleh BPOPLBF, dalam rangka mendorong pertumbuhan dan pengembangan pariwisata di Kabupaten Matim," jelas Agas.


Ia mengingatkan, posisi BPOPLBF ada sebagai support system, sementara Pemda Kabupaten Matim harus lebih aktif dan berinisiatif sebagai penggerak utama.


"Saya mengingatkan bahwa kita harus lebih aktif dalam hal ini, karena kita penggerak utamanya. BPOPLBF hanya pendukung. Saya kira, dari awal harus kita sadari posisi ini, supaya jangan saling harap dan saling menyalahkan pada akhirnya," tegas Bupati Agas.


Bupati Agas Andreas, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada BPOPLBF, yang telah membantu pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Manggarai Timur.


Sementara itu, Direktur Utama BPOPLBF, Shana Fatina, menjelaskan, peran mereka adalah mendukung pembangunan pariwisata dan ekonomi kreatif terintegrasi yang sejalan dengan misi pemerintah pusat.


"Pada dasarny, kami dari BPOPLBF siap mendukung, karena tentunya ini sejalan dengan misi pemerintah pusat, untuk membangun pariwisata dan ekonomi kreatif terintegrasi yang akan menyambungkan Destinasi Pariwisata Super Prioritas Labuan Bajo dengan 11 kabupaten lainnya," papar Shana.


Ia menegaskan, posisi BPOPLBF adalah untuk menjamin dan mendukung agar keautentikan Kabupaten Manggarai bisa terfasilitasi dan menjadi warna dalam pariwisata berkualitas yang ada di Labuan Bajo, Flores.