SWAPE UP UNTUK MEMBACA ARTIKEL
Wabup Matim Akui Masih Ada Guru di Matim yang Digaji Rp300.000,00

Iklan

 


FEC Media
19 Apr 2021, 14.53 WIB
Headline

Wabup Matim Akui Masih Ada Guru di Matim yang Digaji Rp300.000,00

Kegiatan serap aspirasi Masyarakat bersama Andreas Hugo Pareira di SMAN II Borong. (Foto: FEC Media)


Manggarai Timur, Floreseditorial.com - Wakil Bupati (Wabup) Manggarai Timur (Matim), Jaghur Stefanus, mengakui masih adanya Guru di Kabupaten Matim yang diupah hanya sebesar Rp300.000,00/bulan.


Demikian diungkapkan Wabup Matim, saat memberikan sambutan saat menghadiri Reses Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Andreas Hugo Pareira (AHP), di SMAN 2 Borong, Kabupaten Matim, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (19/4/2021).


Menurut Jaghur, perjuangan meningkatkan kesejahteraan Guru, tentunya membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk wakil rakyat yang ada di Senayan, Jakarta.


“Jujur, hati saya menangis, masih banyak Guru-guru kita yang digaji Rp500.000,00, bahkan masih ada yang digaji Rp300.000,00,” kata Wabup Matim.


Kendati demikian, katanya lebih lanjut, banyak upaya tengah ditempuh Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Matim, untuk meningkatkan kesejahteraan Guru di wilayah tersebut. Namun, regulasi yang sering berubah-ubah, menjadi salah satu kendala utama yang dihadapi Pemuda Kabupaten Matim.


“Hari ini, Pak Andreas, sebagai sumber utama, sudah hadir di tengah para Guru. Kiranya keluhan para Guru ini, dapat disampaikan ke Senayan,” tukas Jaghur.


Sementara itu, Anggota MPR RI, Andreas Hugo Pareira (AHP), menjelaskan, salah satu kendala utama yang dihadapi saat ini, adalah tidak pastinya jumlah tenaga Guru Honorer.


“Baik dari kementrian terkait, datanya juga tidak pasti. Bagaimana mau dianggarkan dengan baik kalau datanya tidak pasti,” kata Anggota Komisi X DPR RI itu.


AHP menambahkan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tengah berupaya menerjemahkan visi dan misi Presiden RI, Joko Widodo, untuk pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).


“Kalau omong SDM, ini tentu erat kaitannya dengan para Guru,” tandas AHP.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua DPRD Matim, Bernadus Nuel, kadis PPO Matim, Basilius Teto, Anggota DPRD Matim Gonis Badjang dan Salesius Medi dan Puluhan Guru Honorer di Kabupaten Matim.