Iklan

FEC Media
15 Apr 2021, 22.51 WIB
Bencana NTTNews

Wagub NTT Kunjungi Lembata, Pantau Pendistribusian Bantuan Logistik bagi Korban Bencana

Wakil Gubernur NTT, Josef A. Nae Soi mengunjungi Kabupaten Lembata. (Foto: Net)



Lembata, Floreseditorial.com - Wakil Gubernur (Wagub) Nusa Tenggara Timur (NTT), Josef A. Nae Soi (JNS), mengunjungi Kabupaten Lembata, NTT, salah satu wilayah yang terdampak Badai Siklon Seroja beberapa waktu lalu.


Wagub JNS beserta rombongan tiba di Lembata pada Kamis (15/4/2021), menggunakan pesawat Caravan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), berangkat dari Lanud El Tari Kupang. 


Setibanya di Lembata, Wagup Soi beserta rombongan, langsung menuju gudang penampungan logistik di Pelabuhan Lewoleba, untuk memantau dan memastikan pendistribusian logistik untuk korban bencana itu tepat sasaran dan tepat guna.


"Pemerintah Provinsi (Pemprov) terus berupaya agar semua daerah dan tempat yang terdampak bencana Badai Siklon Tropis Seroja, mendapat bantuan dan pasokan logistik yang memadai. Bantuan yang berasal dari seluruh Indonesia ini, tidak hanya diberikan kepada korban bencana yang datang langsung ke posko penanggulangan bencana, tetapi Pemerintah Daerah (Pemda) juga harus  berupaya aktif langsung dengan menyalurkan bantuan-bantuan ke daerah yang masih terisolir, dengan menggunakan helikopter milik TNI," jelas Wabup JNS kepada Awak Media.


Ia menyampaikan, bantuan-bantuan yang ada di gudang penampungan logistik di Pelabuhan Lewoleba, harus segera disalurkan. 


"Tempat penyimpanan ini hanya merupakan tempat transit sementara," katanya.


Pada kesempatan itu, Wagub JNS, juga memberikan semangat kepada para Relawan yang berada di gudang penampungan logistik di Pelabuhan Lewoleba.


“Pekerjaan yang saudara-saudara lakukan merupakan pekerjaan yang mulia dan mempunyai amal ibadah yang tinggi. Jadi saudara-saudara sekalian harus tetap semangat dalam membantu korban bencana," tegasnya.


Sementara itu, Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur, mengatakan, logistik yang ada di gudang penyimpanan logistik tersebut, akan didistribusikan ke dapur umum untuk langsung diolah menjadi makanan, sehingga para korban bencana tidak perlu membawa kardus-kardus bahan makanan, tetapi langsung mendapatkan makanan yang sudah diolah. 


“Bantuan logistik yang ada tidak akan langsung diberikan kepada korban bencana, karena berkaca dari pengalaman saat erupsi Gunung Ile Lewotolok. Masyarakat memang mendapatkan bantuan logistik, tetapi sulit untuk dimasak karena rumah dan dapur korban bencana rusak. Sehingga logistik makanan saat ini didistribusikan ke dapur-dapur umum untuk dimasak, dan selanjutnya diberikan kepada masyarkat dalam bentuk makanan," tukas Bupati Sunur. 


Turut mendampingi Wagub JNS dalam kunjungan tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Benediktus Polo Maing, Kadis Perhubungan sekaligus Plt. Kepala BPBD NTT, Isyak Nuka, Kepala Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Diskopnakertrans) Provinsi NTT, Silvia R. Peku Djawang, dan Kepala Dinas Sosial, Jamaludin Ahmad.