Iklan

Pankrasius Y. Gandung| <br>Penulis<br>
4 Mei 2021, 11.37 WIB
News

Dugaan Kasus Keracunan Makanan di Matim Renggut Satu Korban Jiwa

 

Ilustrasi (net)

Manggarai Timur, Floreseditorial.com - Naas, peristiwa dugaan keracunan makanan yang menimpa puluhan warga Pau, Kelurahan Nggalak Leleng, Kecamatan Lamba Leda Selatan, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terjadi beberapa waktu lalu, merenggut satu korban jiwa.


Hal tersebut disampaikan Kepala Protokoler Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Kabupaten Matim, Jefrin Haryanto, kepada Awak Media, Selasa (4/5/2021).


"Telah meninggal dunia di RSUD Bajawa, pasien Kejadian Luar Biasa (KLB) KP Mano, atas nama Adrianus Rasi (13), asal Wukir," terang Jefrin.


Ia menjelaskan, almarhum mengikuti kegiatan Misa Kenduri dan terdata sebagai salah satu korban keracunan tersebut pada Sabtu (1/5/2021) pukul 17.00 WITA.


"Saat itu, Tim Puskesmas segera melakukan evakuasi dari rumah pasien ke Puskesmas, tetapi ditolak oleh pasien, dan selanjutnya dilakukan terapi obat oleh Tenaga Kesehatan (Nakes)," katanya.


Ia menambahkan, pada Minggu (2/5/2021) pagi, korban memaksa agar dipulangkan ke Wukir, tanpa sepengetahuan Petugas Puskesmas. 


"Namun pada Senin (3/5/2021) pukul 09.00 WITA, pasien kembali dibawa ke Puskesmas Wukir dalam keadaan dehidrasi berat. Saat itu juga, Tim Puskesmas wukir memaksa pasien untuk dirujuk ke RSUD Bajawa, tetapi keluarga menolak. Sempat terjadi perdebatan sekitar 1,5 jam, dan pada pukul 11.00 WITA pasien akhirnya dirujuk ke RSUD Bajawa," jelas Jefrin.


Korban sempat dirawat di Ruang ICU RSUD Bajawa sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhir pada Selasa (4/5/2021).