Iklan

 




FEC Media
13 Mei 2021, 23.51 WIB
EkbisFEC SportHeadline

FEC Sport Buka Peluang Usaha Bagi Pelaku UKM di Matim, Ini Syaratnya


Ilustrasi Lapak UKM. (Net)


Manggarai Timur, Floreseditorial.com - Manajemen Flores Editorial Compotition (FEC) Sport, membuka peluang usaha bagi 350 pelaku usaha kecil dan Menegah (UKM) di Kabupaten Manggarai Timur.


Kebijakan ini diambil, agar roda perekonomian yang kini tengah lesu diterpa pandemi Covid-19 bisa kembali menggeliat.


Direktur, FEC Sport, Andre Kornasen, dalam keterangan yang diterima media ini, Kamis (13/5/2021) menjelaskan, 350 UKM yang terlibat, dapat berpartisipasi dalam bentuk Lapak dan Baliho iklan di sekitar area pertandingan bola sepak yang akan digelar dalam waktu dekat di Mini Stadion Sok, Desa Compang Ndejing, Kecamatan Borong.


“Alokasinya, 50 UKM akan membuka Lapak dengan ukuran sekitar satu kali Satu setengah meter di Sekitar lokasi Stadion, dan 300 UKM lainnya bisa terlibat dalam bentuk baliho iklan dengan ukuran dua kali satu meter,” katanya.


Menurutnya, para pelaku UKM yang terlibat dalam liga yang berlangsung lebih dari enam bulan itu, akan dikenakan biaya sewa lapak, karena pantia menyiapkan sejumlah fasilitas.


“Sementara yang terlibat dalam bentuk baliho informasi, balihonya akan di pajang di pinggir lapangan  stadion, misalnya baliho Informasi nomor Handphone tempat loundry, atau baliho informasi lainnya” jelasnya.


“Kita sudah berkoordinasi dengan dinas Koperindag Manggarai Timur dan yang terlibat di sana nanti adalah benar - benar pelaku UKM asal Matim” imbuhnya.


Selain itu, katanya lebih lanjut, dari 50 pelaku UKM yang terlibat membuka lapak di sekitar area Stadion, sebagian Lapak dialokasikan bagi warga desa Setempat.


“Saya ingin ada Lapak milik warga dan OMK Paroki Sok di dalam area sekitar Stadion,” jelasnya.


Nantinya, kata Kornasen, panitia akan menyeleksi setiap UMK yang mendaftar untuk berpartisipasi.


Pada bagian lain, ia menjelaskan, ada beberapa produk yang diharamkan masuk ke dalam area pertandingan.


“Seperti minuman keras, itu tidak boleh dijual di area pertandingan,” imbuhnya.


Kornasen menegaskan, pihaknya juga tidak akan segan - segan memboikot sejumlah produk lainnya jika tidak memilik komitmen untuk mendukung para pelaku UKM.


“Kita masih mewanti-wanti beberapa perushaan air yang ada, jika punya komitmen terharap UKM, kita akan berikan akses agar produknya bisa beredar di dalam area sekitar lokasi pertandingan, jika tidak akan kita boikot, kita akan tunjuk produsen air (galon) yang ada di Manggarai Timur untuk ikut berpartisipasi,” tukasnya. 


Data yang dihimpun media, berikut, rincian pelaku UKM yang diperbolehkan membuka lapak di sekitar area pertandingan


1. Warung Kopi ( 4 Lapak)

2. Jualan Gorengan ( 4 Lapak)

3. Jualan Ice Cendol (4 Lapak)

4. Jualan Bakso ( 3 Lapak)

5. Jualan Ice Cream (4 Lapak)

6. Jualan Ice Kelapa ( 4 Lapak)

7. Jualan Kolak ( 3 Lapak)

8. Jualan Ice Buah ( 3 Lapak)

9. Jualan Nasi Bungkus ( 4 Lapak)

10. Jualan Jagung Bakar / Rebus ( 4 Lapak)

11. Jualan Cilok/Somai ( 3 Lapak)

12. Jualan Rujak ( 3 Lapak)

13. Jualan Mie Telur ( 3 Lapak)

14. Jualan Buah (2 Lapak)


Untuk kelengkapan  dan persyaratan lainnya bagi pelaku UKM yang ingin terlibat, download  di sini