Iklan

 




FEC Media
15 Mei 2021, 21.03 WIB
Hukrim

Meski Nyaris Membunuh, Romanus Dadu Tidak Ditahan Polisi

Nardy Jaya, saat melapor ke Pihak Kepolisian Sektor Wae Lengga. (Foto: Net)


Borong, Floreseditorial.com - Meski sudah dilaporkan ke Polres Wae Lengga, Romanus Dadu, pelaku pengancaman dan penganiayaan terhadap Korban Nardi Jaya dan Pankrasius Jaya, tidak ditahan pihak kepolisian.


Padahal, pelaku, nyaris membunuh, Nardi Jaya, seorang Jurnalis di Kabupaten Manggarai Timur (Matim) dengan sebilah parang yang telah ia siapkan dari rumahnya. Untung saja, niat jahatnya itu dihalau oleh Pankrasius Jaya adik Nardy, hingga ia pun terluka parah terkena sabetan Parang.


Dalam keterangan yang diperoleh Media, yang diungkapkan Nardy, pihak kepolisian berdalih bawah, pelaku belum bisa ditahan karena berkasnya belum rampung dan para saksi belum diperiksa.


Nardi menjelaskan, pihak keluarga saat ini merasa tidak puas karena pelaku tidak ditahan.


"Saya khawatir ada reaksi keluarga besar, Pihak kepolisian harusnya memahami hal tersebut,” katanya.


Sementara praktisi Hukum Universitas Katolik St. Paulus Ruteng, Laurentius Ni, menjelaskan, seharusnya polisi menahan yang bersangkutan.


“Ini demi mengamankan pelaku dan rasa aman bagi korban, sebaiknya ditahan di polres atau di polsek,” kata Doktor Bidang Hukum itu.


Di sisi lain, jelas Laurentius, alasan pelaku harus ditahan, karena tindakannya yang tentu sangat mengganggu kenyamanan semua jurnalis yang meliputi berita di Manggarai Timur.


“Karena yang diduga menjadi target pembunuhan oleh yang bersangkutan adalah seorang jurnalis yang bertugas di Wilayah Manggarai Timur,” tutup Laurentius.


Untuk diketahui, Romanus Dadu adalah warga asal Ranameti, Kelurahan Rongga Koe, Kecamatan Kota Komba Kabupaten Manggarai Timur.


Ia sempat diamankan aparat Kepolisian Sektor Wae Lengga, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) karena mengancam akan memperkosa YE, seorang Ibu Rumah tangga.


Tak hanya itu saja, pria berusia 54 tahun itu bahkan nyaris membunuh, Nardy Jaya, suaminya.


Namun, hingga saat ini, pria yang dikabarkan sering berulah saat mabuk itu tidak ditahan pihak kepolisian.