Iklan

 




FEC Media
24 Mei 2021, 22.20 WIB
Headline

Pelajar di Sikka Tewas Ditangan Senior Perguruan Silat

Ilustrasi. (Net)


Sikka, Floreseditorial.com –DW (17), seorang pelajar asal Palu’e yang berdomisili di Urung Pigang, Kelurahan Wailiti, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) tewas di tangan Senior dalam sesi latihan silat pada Perguruan Silat Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT) di Urung pigang, Kelurahan Wailiti, Kecamatan Alok Barat Kabupaten Sikka, Kamis (20/5/2021) lalu sekitar pukule 19.30 witta.


Kapolres Sikka, AKBP Sajimin melalui Kabag Humas Polres Sikka, Iptu Margono dalam relase yang diterima media ini menjelaskan, kejadian itu berawal ketika korban bersama kedua rekannya mendatangi tempat latihan untuk berlatih silat pada perguruan PSHT di daerah urung pigang.


Iptu Margono menjelaskan, ketika korban dan rekannya tiba di tempat latihan, korban duduk dan berkumpul bersama rekannya di rumah salah satu warga. Seketika, pelaku yang merupakan senior di perguruan silat itu, datang menghampiri korban bersama rekannya.


“Saat menghampiri korban dan rekannya, si pelaku ini menanyakan tentang tugas kemasyarakatan yang diberikannya kepada korban dan rekannya. Kemudian mereka (Korban_red) menjawab sudah melaksanakan tugas kemasyarakatan tersebut,” ungkap Iptu Margono.


Namun, Margono dalam rilis itu tidak menjelaskan apa yang kemudian dilakukan pelaku setelah mendapatkan jawaban dari korban terkait tugas kemasyarakatan yang diberikannya sehingga peristiwa naas itu bisa terjadi.


Margono menjelaskan, kasus tewasnya korban merupakan tindak pidana penganiayaan berat karena menyebabkan kematian.


"Kejadian ini merupakan Tindak pidana penganiayaan berat karena menyebabkan kematian pada korban," ujar Margono.


Margono menambahkan, Kasus tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan kematian tersebut dilaporkan oleh seorang mahasiswa yang adalah rekan seperguruan yang berada di lokasi latihan, berinisial CDR ke Polres Sikka tentang tindakan pidana penganiayaan berat oleh pelatih berinisial OS terhadap korban berinisial DW.


Margono menerangkan, saksi dalam tindakan pidana tersebut yakni MN (29) warga RT 007, RW 002, Desa Kesokoja, kecamatan Palue, Kab. Sikka, dan pelapor sendiri.


“Saat ini, kita sudah ambil keterangan saksi-saksi. Sementara, pelaku sudah kita amankan di Polres Sikka untuk proses selanjutnya,” tutup Iptu Margono.


Laporan: Lazarus Nada

Editor: Ignasius Tulus