Iklan

Valerius Isnoho
5 Mei 2021, 15.23 WIB
Hukrim

Pengedar Narkoba yang Diringkus di Kantor JNT Ruteng, Terancam 12 Tahun Penjara

 

Ilustrasi (Net)


Manggarai, Floreseditorial.com - LRT, pengedar narkoba asal Waso, Kelurahan Waso, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), diancam kurungan 12 tahun penjara.


Kepada media ini, Rabu (5/5/2021), Kapolres Manggarai, AKBP Mas Anton Widyodigdo, melalui Paur Subag Humas Polres Manggarai, Ipda Made Budiarsa, menyampaikan, LRT ditangkap di Kantor JNT Ruteng beberapa waktu lalu, saat hendak mengambil paket yang berisi narkoba.


"LRT melanggar pasal 111 ayat 1 jo pasal 112 ayat 1 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara," ungkap Budiarsa.


Ia menjelaskan, pada Jumat (23/4/2021) sekitar pukul 15.00 WITA, Sat Reskrim Narkoba Polres Manggarai menerima Informasi bahwa akan ada penyerahan paket yang diduga berisi narkotika jenis Tembakau Gorila di Kantor JNT Ruteng.


"Dengan adanya Informasi itu, Tim Sat Reskrim Narkoba Polres Manggarai melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan, ditemukan bahwa benar ada paket yang diduga narkoba, dengan alamat tujuan fiktif atau palsu. Paket tersebut rencananya akan diambil oleh pemesan pada Sabtu (24/4/2021). Pada hari tersebut mulai pukul 07.30 WITA, Anggota Sat Narkoba, yang dipimpin Kasat Narkoba Polres Manggarai sudah berada di dalam Kantor JNT Ruteng, dengan menyamar sebagai Karyawan JNT. Sementara Anggota lain berada di sekitar lokasi. Pukul 13.30 WITA, LRT datang mengambil paket tersebut dan langsung diamankan beserta barang bukti paket. Setelah dilakukan interogasi pengembangan, pemilik paket adalah BT, napi narkoba Rutan Kelas II B Ruteng, yang masih menjalani hukuman dalam kasus penyalahgunaan narkoba," papar Budiarsa.


Ia menambahkan, dari hasil pengembangan terhadap LRT, Sat Narkoba bergerak menuju Rutan Ruteng untuk bertemu BT. Yang bersangkutan mengakui bahwa paket tersebut adalah miliknya, yang berisi narkotika

jenis Tembakau Gorila yang dipesan online.


Dari hasil penyelidikan tersebut, Sat Reskrim Narkoba Polres Manggarai mengamankan Barang Bukti (BB) berupa satu paket narkotika jenis Tembakau Gorila yang diisi di dalam plastik klip, satu Lembar kertas warna silver, satu unit handphone Nokia TA-1174 warna hitam beserta SIM Card, satu lembar rok longdress warna pink, satu kotak kecil yang terbuat dari kertas warna coklat yang ditempel label J&N, satu unit sepeda motor Honda Vario warna merah. 


"Pada Jumat (30/4/2021) berdasarkan sampel barang bukti yang diduga narkotika, telah diperiksa di Pusat Laboratorium Polri Cabang Denpasar dengan hasil bahwa benar barang bukti tersebut adalah narkotika. Positif, barang tersebut adalah narkotika jenis sintetis dengan berat 10, 46 gram," tukasnya.


Saat ini, pelaku dan barang bukti telah diamankan di Polres Manggarai, guna proses hukum lebih lanjut.