Iklan

Valerius Isnoho
3 Mei 2021, 14.06 WIB
Headline

Poster Nyeleneh Aksi May Day di Ruteng, Massa Aksi: Cukup Mantan Ku yang Pelit

Poster yang dipegang oleh seorang peserta aksi May Day di Ruteng, Kabupaten Manggarai. (Foto: Valerius Isnoho).



Manggarai, Floreseditorial.com - Sebuah Poster nyeleneh sontak menjadi sorotan awak media karena kutipan kalimat pada poster yang dipegang oleh seorang peserta aksi di Ruteng, Kabupaten Manggarai pada Senin (03/5/2021).


Poster berukuran sekitar 1 Meter yang dipegang oleh seorang mahasiswi bernama  Karolina Mahol itu bertuliskan “Cukup Mantan ku yang Pelit, Jangan Pengusaha Elit!!”.


Sontak tulisan unik ini menjadi viral di Media Sosial.


Selain karena perawakan cantik si Pemegang Poster, tulisan unik ini tak Lazim ditampilkan dalam setiap aksi bertajuk May Day.


Pantauan media, aksi demo yang diprakarsai oleh Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dalam rangka memperingati Hari Buruh (May Day) yang jatuh pada tanggal 01 Mei itu dilaksanakan di pelataran Kantor Bupati Manggarai. 


Dalam Orasinya, Ketua GMNI cabang Manggarai, Emanuel Suryadi, menyampaikan, saat ini, masih ditemukan hak-hak buruh yang disunat para pengusaha.


Menurutnya, berdasarkan surat keputusan Gubernur NTT Nomor : 35/KEP/HK/2020 tentang Upah Minimum Pekerja (UMP) NTT 2021 memutuskan, besaran upah di tahun 2021 sebesar Rp1,950,000. 


"Namun, kami masih menemukan, banyak buruh dan pekerja yang diupah tidak sesuai keputusan Gubernur NTT,” tandasnya.


Ia menuturkan, beberapa pasal dalam undang-undang Ciptaker nomor 11 tahun 2020, telah mengatur beberapa hal tentang buruh. 


“Pada Pasal 77 ayat 1 berbunyi, setiap pengusaha wajib melaksanakan ketentuan waktu kerja,” tegasnya.


Namun, kata Emanuel, dalam pelaksanaannya, masih banyak pengusaha yang tidak taat pada ketentuan UU Ciptaker.


Pantauan media, usai melakukan orasi di halaman Kantor Bupati, para peserta Aksi menemui Wakil Bupati Manggarai, Hery Ngabut dan melanjutkan aksinya di Kantor DPRD Manggarai.