Iklan

 




FEC Media
11 Mei 2021, 15.22 WIB
Headline

Terkait Bantuan Modal Usaha Bagi THL yang Dirumahkan, Begini Penjelasan Pemda Matim

Sekda Matim, Bony Hasudungan. (Foto: FEC Media)


Manggarai Timur, Floreseditorial.com - Rapat kerja yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Timur (Sekda Matim), Boni Hasudungan, dengan agenda Percepatan Penyaluran Bantuan keuangan untuk Tenaga Harian Lepas (THL) Kabupaten Manggarai Timur yang tidak diperpanjang kontraknya pada tahun 2021 telah dilaksanakan pada Kamis 6 Mei 2021 lalu. 


Rapat ini dihadiri oleh Kepala Badan Keuangan, Kadis Perdagangan, Kadis Nakertrans, Bagian Ekbang dan Bagian Hukum pada Setda Kab Matim. 


“Hingga akhir April 2021, bantuan dana untuk THL yang tidak diperpanjang kontraknya belum terealisasi dan sesuai hasil rapat dikemukakan beberapa hal yang menjadi penyebab,” kata Sekda Matim melalui Kabag Prokopim, Jefrin Haryanto, saat dihubungi media ini, Selasa (11/5/2021).


Menurut Jefrin, dana bantuan Untuk THL yang tidak diperpanjang kontraknya pada tahun 2021 penganggarannya masuk dalam Belanja Bantuan Sosial yang Direncanakan.


“Sesuai ketentuan Permendagri No 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah, bantuan sosial yang direncanakan dialokasikan kepada individu, keluarga, kelompok dan/atau masyarakat yang sudah jelas nama, alamat penerima dan besarannya pada saat penyusunan APBD,” tandasnya.


Ia menjelaskan, sampai dengan penetapan APBD Induk 2021, Manggarai Timur hanya menetapkan jumlah orang yang mendapat bantuan. 


“Nama dan alamat calon penerima bantuan belum ditentukan sehingga belum dapat dimuat dalam lampiran APBD 2021,” imbuhnya.


Menurutnya, rekapitulasi nama penerima bantuan diperoleh dari Perangkat Daerah pada rentang waktu bulan Januari-Maret 2021 dan alamat lengkap penerima bantuan baru diperoleh setelah Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM menerima proposal  dari calon penerima bantuan.


“Terkait hal ini, Pemda kemudian mengambil langkah penyelesaian dengan melaksanakan perubahan Peraturan Bupati Penjabaran APBD 2021 dan memasukan nama dan alamat calon penerima bantuan pada Perubahan Penjabaran APBD 2021,” kata Kabag Prokopim.


Selanjutnya, katanya lebih lanjut, THL yang tidak diperpanjang kontraknya sebagai calon penerima bantuan disyaratkan untuk mengikuti pelatihan dan memperoleh sertifikat. Pelatihan difasilitasi oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kab. Manggarai Timur.


“Pelatihan yang telah dilaksanakan antara lain adalah Pelatihan Perbengkelan, Pertanian, Peternakan dan Perikanan Air Tawar, sementara pelatihan yang akan dilaksanakan pada bulan Mei ini adalah Pelatihan Pangkas Rambut, Salon dan Wirausaha,” tandasnya.


Ia menambahkan, realisasi anggaran bantuan untuk yang telah mengikuti pelatihan akan diberikan paling lambat pada akhir bulan Mei 2021. 


“Sedangkan yang belum mengikuti pelatihan akan mendapat bantuan setelah pelatihan dibulan Juni 2021,” tukasnya.