Iklan

 




FEC Media
6 Mei 2021, 22.08 WIB
News

Wabup Matim Pimpin Rakor Pembentukan Panitia Pilkades

 

Wakil Bupti Matim saat memimpin Rapat Kooriansi Pembentukan Panitia Pilkades. (Foto: Prokopim)


Manggarai Timur, Floreseditorial.com - Wakil Bupati (Wabup) Manggarai Timur (Matim), Jaghur Stefanus, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pembentukan Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Tingkat Kabupaten dan Sub Kepanitiaan di Kecamatan, dalam Pemilihan Kepala Desa Serentak Gelombang III Periode 2021-2027 di Kabupaten Matim, bertempat di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Bupati Matim, Kamis (6/5/2021).



Wabup Jaghur, saat membuka rapat tersebut, menuturkan, penyelenggaraan rapat itu dalam rangka menyamakan persepsi, komitmen, dan pemahaman tentang urgensi dan tahapan Pilkades Serentak Gelombang III.



"Dengan Rakor ini, diharapkan ada kesamaan langkah dalam melaksanakan proses demokrasi yang bersifat langsung, umum, bebas, rahasia, adil, dan merupakan Pilkades yang berintegritas dan dijauhkan dari money politik," ungkap Jaghur.



Hal itu, lanjutnya, untuk mengantisipasi dan meminimalisasi permasalahan dalam pelaksanaan Pilkades Serentak Gelombang III Tahun 2021.



"Saya berharap agar semua panitia dan pemangku kepentingan dapat melaksanakan tugas dalam kepanitiaan dengan lancar, penuh tanggung jawab, dan berintegritas," tegasnya.



Wabup Matim itu menambahkan, perlu ditetapkan titik rawan atau hal-hal yang perlu diantisipasi, sehingga hasil akhir kegiatan tersebut benar-benar dapat melahirkan pemimpin yang berintegritas dan berkualitas. 



"Seorang pemimpin harus betul-betul melayani masyarakat," tukasnya.



Terpisah, Kapolres Matim, AKBP Nugroho Adie Siswanto, menjelaskan, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan saat proses Pilkades Gelombang III itu, pihaknya akan membentuk pola-pola pengamanan khusus.



Pengamanan tersebut, lanjutnya, tidak hanya di saat waktu pemilihan, akan tetapi dilakukan sejak awal kegiatan hingga pada pelantikan Kepala Desa terpilih.



"Kami akan sikapi hal ini dengan tegas dengan terus meningkat pengamanan. Agar tidak menimbulkan persoalan yang tidak diinginkan saat Pemilihan Kepala Desa berlangsung," ungkapnya.