Iklan

Valerius Isnoho
4 Mei 2021, 15.44 WIB
News

Yayasan Plan Indonesia Gelar Pelatihan Monitoring Kesehatan Gender

 

Ketua PKK Kabupaten Manggarai, Meldy Hagur Nabit, saat membuka kegiatan Monitoring Kesehatan Gender (MKGS). (Foto: Valerius Isnoho)

Manggarai, Floreseditorial.com - Yayasan Plan International Indonesia (YPII) menggelar pelatihan Monitoring Kesehatan Gender (MKGS) dalam Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) bagi Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yang bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK (TP.PKK) Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).


Kegiatan yang dibuka oleh Ketua PKK Manggarai, Meldy Hagur Nabit, berlangsung di Sekretariat PKK Kabupaten Manggarai, Selasa (4/5/2021).


Dalam sambutannya, Ketua PKK Manggarai, Meldy Hagur Nabit, menyampaikan, PKK Kabupaten Manggarai berkomitmen mengedukasi masyarakat agar paham pentingnya sanitasi dan kebersihan.


"Untuk kami di PKK, sudah bentuk Kelompok-kelompok Dasawisma. Itu sudah komitmen kami. Kelompok Dasawisma ini bukan hanya ada di Kecamatan Langke Remong, namun di 12 kecamatan yang ada di Kabupaten Manggarai. Tujuannya agar informasi-informasi pelatihan-pelatihan dan mentoring-mentoring kita tentang sanitasi itu betul-betul dijalankan. Itu komitmen kami," terang Meldy Nabit.


Ia menjelaskan, terkait langkah-langkah strategis yang diambil TP.PKK Kabupaten Manggarai, pihaknya sedang mendorong motivasi setiap kecamatan/kelurahan/desa, untuk membentuk Tim PKK.


"Selanjutnya kita dampingi untuk membentuk Tim Dasawisma, dan pemilihan Kader-kader Dasawisma. Kader-kader Dasawisma inilah yang nantinya memberikan berbagai informasi ke kami tentang kondisi masyarakat kita, dari kesatuan yang terkecil karena Kelompok Dasawisma itu berkisar 20-25 Kepala Keluarga (KK)," paparnya.


Meldy berharap, kepada YPII agar mentransferkan ilmunya kepada para Kader PKK, agar pada tahun 2022 nanti YPII sudah dapat menuntaskan tugasnya di Manggarai.


"Ini kami bisa meneruskan visi-misi dari PLAN, karena ini juga sesuai kebutuhan masyarakat kita, supaya kegiatan ini kita tetap jalankan. Jadi trening of trener yang kami minta kepada YPII supaya kami bisa traning kader-kader kami sampai di tingkat desa," jelasnya.


Sementara itu, Proficial Coordinator Project WfW YPII, Juliani F. Talan, menjelaskan, kegiatan MKGS dalam STBM tersebut dilakukan bersama PKK Manggarai, agar PKK Manggarai bisa memberikan edukasi kepada masyarakat tentang MKGS tersebut.


Ia juga berharap, kepada PKK Kabupaten Manggarai agar bisa membantu YPII untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait perubahan perilaku masyarakat.


"Kami juga ingin menggandengkan semua lini sektor yang ada di Kabupaten Manggarai. Dengan PKK baru, dengan gebrakan yang baru, sesuai dengan visi-misi yang baru ini lebih cenderung bagaimana mengedukasi kepada masyarakat untuk perubahan perilaku. MKGS bertujuan untuk bagaimana PKK bisa mengedukasi pembagian peran di dalam berumah tangga terang," papar Juliani Talan.


Ia menyampaikan, kepada PKK Kabupaten Manggarai agar membagikan peran untuk bisa mengedukasi masyarakat terkait MKGS tersebut.