Iklan

 




FEC Media
2 Jun 2021, 19.58 WIB
Politik

Buntut Vidio ‘Caci Maki’ Pada Mensos Tri Risma, PDI Perjuangan Cabut Dukungan Pada Bupati Alor

Bupati Alor Drs. Amon Djobo


Jakarta, Floreseditorial.com - Vidio viral yang beredar secara nasional menyangkut ‘caci maki’ bupati Alor, Amon Jobo terhadap Menteri Sosial Tri Risma Harini dan Ketua DPRD Kab Alor, berbuntut panjang.


Hari ini, Rabu (02/6/2021), DPP PDI Perjuangan mencabut rekomendasi dan dukungan pada Amon Jobo sebagai Bupati Alor. 


Pencabutan ini dilakukan melalui Surat DPP No 2922  /IN/DPP/VI/2021 ditanda tangani oleh Ketua DPP Bidang Kehormatan Komarudin Watubun dan Sekjen Hasto Kristianto. Surat Pencabutan dukungan dilakukan karena DPP PDI Perjuangan pada Nopember 2017 mengeluarkan Rekomendasi dukungan kepada Amon Jobo untuk berkontestasi pada Pilkada Alor 2018.


“Melalui Surat Pencabutan Dukungan ini, DPP juga menginstruksikan kepada DPC PDI Perjuangan Alor untuk berkoordinasi dengan seluruh jajaran Fraksi PDI Perjuangan di DPRD untuk mengambil sikap terhadap bupati dalam proses penyelenggaraan pemerintah di kabupaten Alor,” kata Andreas Hugo Pareira (AHP), Politisi Senior PDI Perjuangan.


Perilaku bupati Alor yang mencaci maki menteri sosial dan ketua DPRD Alor, kata Andreas, dianggap sangat tidak pantas dilakukan, apalagi dengan kata2 makian yang sangat "jorok" diserta ancaman merupakan bentuk kekerasan verbal yang tidak pantas dilakukan apalagi oleh seorang pejabat setingkat Bupati. Dan nampaknya pola perilaku tidak pantas seprti ini merupakan kejadian berulang karena perilaku seprti ini juga pernah dilakukan terhadap seorang perwira menengah Kodam Udayana.


“Perilaku Amon Jobo yang seharusnya menjadi panutan masyarakat mempertontonkan kebrutalan temperamen dan emosi yang tidak terkendali ini perlu menjadi perhatian semua pihak, agar sang bupati pengumbar caci maki brutal ini memperoleh  sangsi hukum maupun politik agar tidak mengulangi perilaku brutalnya,” tutup AHP.