Iklan

 




FEC Media
11 Jun 2021, 14.32 WIB
News

Bupati Hery Resmikan Pembangunan 32 BTS 4G POI

Bupati Hery dalam sebuah sambutan Saat kegiatan project bakti Kominfo (Foto: Ist)



Manggarai, Floreseditorial.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (BAKTI), memberikan bantuan berupa 32 BTS 4G POI (Base Transceiver Station  4G Point of Interest) untuk wilayah Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, tahun anggaran 2021.



Pembangunan 32 BTS 4G POI tersebut diresmikan langsung oleh Bupati Manggarai, Herybertus Nabit, ditandai dengan peletakan batu pertama, Kamis (10/6/2021), pukul 13.00 wita, bertempat di SMPN 5 Langke Rembong, Kelurahan Compang Carep, Kecamatan Langke Rembong.




BTS POI Ruteng ini merupakan kategori BTS Induk yang akan menjangkau seluruh BTS BAKTI yang berada di tiga kabupaten yakni Kabupaten Manggarai, Kabupaten Manggarai Barat, dan Kabupaten Manggarai Timur.




Peletakan batu pertama ini merupakan rangkaian pembangungan BTS serupa di Desa dan Kelurahan pada 7 kecamatan yang belum terjangkau sinyal 4G


 


Bupati Hery dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Kominfo yang memberikan dukungan, dalam upaya meningkatkan aksesibilitas telekomunikasi di wilayah Kabupaten Manggarai. 




"Pemerintah Pusat lewat Menkominfo tidak pernah tutup mata. Kadang-kadang dia lihat tempat lain, iya. Tapi tutup mata, tidak, apalagi tutup telinga, tidak. Hanya soal waktu saja soal (pemenuhan) kebutuhan-kebutuhan kita," terang Bupati Hery.




Bupati berharap, kehadiran BTS ini harus dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat, untuk merangsang kreatifitas dan aktivitas ekonomi. 




"Teknologi itu kalau kita tidak bisa manfaatkan, dia akan mendatangkan keburukan," tuturnya. 




Selain memudahkan akses berkomunikasi, kehadiran BTS ini juga diharapkan dapat dipergunakan sebagai salah satu sarana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 




Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Veni Diana Wanggut, mengatakan, pembangunan BTS ini berdasarkan usulan pemerintah daerah sebagai lokasi prioritas yang akan berdampak pada peningkatan kualitas hidup bersama, baik di sektor pendidikan, kesehatan, maupun pemenuhan kebutuhan ekonomi masyarakat. 




"Pembangunan BTS 4G dimulai tahun 2020, dimana pemerintah pusat mengalokasikan 1 unit BTS di Desa Robek, Kecamatan Reok dan telah beroperasi hingga kini. Sedangkan untuk tahun 2021, Kabupaten Manggarai mendapat bantuan 32 BTS, terdiri dari 2 BTS Induk, 1 Repeater, dan 29 BTS 4G. Stasiun pemancar tersebut akan dibangun di 2 kelurahan, 30 desa, pada 7 kecamatan,"paparnya. 




Berikut rincian lokasi pembangunan BTS periode 2021-2022 antara lain Kecamatan Langke Rembong, 1 unit BTS Induk berlokasi di Kelurahan Compang Carep; Kecamatan Reo, 1 unit BTS Induk di Kelurahan Baru dan 3 BTS 4G berlokasi di Desa Ruis, Desa Watu Baur, dan Desa Watu Tango; lalu Kecamatan Reok Barat, 8 BTS 4G berlokasi di Desa Kajong, Desa Lante, Desa Lemarang, Desa Loce, Desa Nggalak, Desa Paralando, Desa Toe, dan Desa Torong Koe. 




Selanjutnya Kecamatan Cibal, 3 BTS 4G berlokasi di Desa Riung, Desa Ladur, dan Desa Perak; Kecamatan Cibal Barat, 3 BTS 4G berlokasi di Desa Golo Lanak, Desa Golo Woi, Desa Wae Codi,  dan 1 Repeater berlokasi di Desa Latung; kemudian Kecamatan Satarmese, 6 BTS 4G berlokasi di Desa Mocok, Desa Lungar, Desa Koak, Desa Langgo, Desa Satar Loung, dan Desa Tado. Terakhir, Kecamatan Satarmese Barat, 7 BTS 4G berlokasi di Desa Borik, Desa Nuca Molas, Desa Satar Lenda, Desa Satar Luju, Desa Satar Ruwuk, Desa Wongka, dan Desa Cambir Leca. 




Diharapkan setelah pembangungan infrastruktur BTS selesai di tahun 2022, seluruh masyarakat di Kabupaten Manggarai dapat menikmati akses internet kualitas 4G, dan digunakan untuk hal kreatif dan positif.