Iklan

 




FEC Media
2 Jun 2021, 12.28 WIB
News

Difabel Asal Sikka Dinobatkan Menjadi Duta Kemanusiaan Provinsi NTT

 

Maria Erlina Martha Mete, Duta Kemanusiaan (Foto:Ist)


Kupang, Floreseditorial.com - Jaringan Pendampingan Kebijakan Pembangunan (JPKP) DPW Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menobatkan Maria Erlina Martha Mete (40) sebagai Duta Kemanusian,Senin, 31 Mei 2021.



Maria adalah seorang wanita penyandang disabilitas (difabel) asal Kabupaten Sikka, NTT, yang memiliki banyak kegiatan sosial yang ia tangani.



Merry Jano, sapaan akrbanya, merupakan seorang difabel daksa yang konsen membaktikan diri untuk kegiatan pendampingan dan pemberdayaan difabel di Kabupaten Sikka. 



Salah satu kelompok difabel yang dibentuk oleh Merry adalah kelompok difabel Sinar Mulia, berdiri sejak Juni 2019, berpusat di jalan Srigunting, Kelurahan Wairotang, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka sejak. Hingga  saat ini, kelompok tersebut mendampingi 32 anak disabilitas.



Ketua DPW Jaringan Pendampingan Kebijakan Pembangunan (JPKP) Provinsi NTT, Rofinus Markus  mengatakan, pengukuhan Merry Jano sebagai Duta Kemanusiaan itu telah sesuai dengan instruksi Ketua Umum JPKP. 



"Dengan dikukuhkan difabel menjadi duta Kemanusiaan maka, beliau akan mewakili Provinsi NTT di ajang nasional," ungkap Rofinus.



Rofinus menambahkan, difabel yang dikukuhkan menjadi Duta Kemanusiaan itu akan menjadi agen Kemensos RI di daerah, dengan menginformasikan seluruh program difabel di NTT.



Dalam keterangannya kepada media, Merry Jano mengucapkan terima kasih kepada JPKP atas apresiasi yang dia terima dengan pengukuhan tersebut. 



Ia mengatakan, semangat pemberdayaan para difabel akan terus dia dan rekan rekannya laksanakan. Selain itu, ia juga terus melakukan kampanye inklusi sosial bagi seluruh difabel. 




"Saya berharap,semangat inklusi sosial bagi seluruh difabel dapat menjadi semangat bersama seluruh masyarakat di NTT, sehingga tidak lagi ada perlakuan diskriminasi terhadap difabel," imbuhnya.