SWAPE UP UNTUK MEMBACA ARTIKEL
Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Matim Lepas 60 Ribu Bibit Ikan Bandeng

Iklan

 


Pankrasius Y. Gandung| <br>Penulis<br>
20 Jun 2021, 11.04 WIB
News

Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Matim Lepas 60 Ribu Bibit Ikan Bandeng

Pelepasan bibit ikan bandeng jenis nener (Foto : ist)




Manggarai Timur, Floreseditorial.com - Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Manggarai Timur, lepas 60.000 ekor ikan bandeng jenis nener di tambak wae reca, Desa Nanga Labang, Kecamatan Borong, Kabupaten Mangarai Timur, NTT, Sabtu (19/6/2021).



Pelepasan anakan ikan bandeng jenis nener di lepas secara simbolis oleh Sekertaris Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Matim, Hermanus H. Kodi, dan disaksikan oleh tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan Kepala Desa Nanga Labang.


Saat diwawancara, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Hermanus H. Kodi mengatakan, pelepasan benih ikan ini diharapkan akan panen dalam 3 bulan kedepan.


" Dalam tiga bulan kedepan kita akan memanen hasil dari benih ikan yang kita lepas. Artinya mulai hari ini kita lepas dan selajutnya kita pasti akan melakukan perawatan, maka dari itu disini kita akan menempatkan beberapa orang karena kita berada di lingkungan yang terbuka seperti ini," terang Hermanus.



Ia juga menambahkan, pihaknya mempunyai visi dan misi untuk meningkatkan Pendapatan asli daerah (PAD), dan juga untuk menyiapkan ketahanan pangan hewani, sehingga produksi sekaligus sebagai contoh kepada masyarakat, dan kedepan mereka juga berharap agar ditempat ini bisa dijadikan tempat Balai Benih ikan ( BBI).



Selain itu Kepala Desa Nanga Labang, Simplisius A. Wagut, 

mengatakan, sangat bersyukur dengan kegiatan seperti ini, dan memiliki dampak positif agi desa. Apalagi pihaknya telah memiliki lokasi yang telah diserahkan secara resmi kepada pemerintah daerah. 



"Kita juga berharap kepada pemerintah daerah agar program seperti ini jangan sampai di sini saja, melainkan berkelanjutan agar bermanfaat untuk generasi yang akan datang,"tutupnya.