Iklan

 




Valerius Isnoho
10 Jun 2021, 11.02 WIB
HeadlineHukrim

Korupsi Dana PIP, Kepala SDI Wae Paci Ditahan Kejari Manggarai

Ilustrasi. (Net)


Manggarai, Floreseditorial.com - Unit Tipikor Sat Reskrim Polres Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), melimpahkan tersangka dan barang bukti kasus dugaan tindak pidana korupsi, penyalahgunaan wewenang kepala Sekolah (Kepsek) Dasar Inpres Wae Paci, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur (Matim).


Saat ini, kepala SDI Wae Paci itu telah ditahan pihak Kejaksaan Negeri Manggarai.


Kapolres Manggarai, AKBP Mas Anton Widyodigdo, melalui Paur Subag Humas Polres Manggarai, Ipda Made Budiarsa, kepada awak media Kamis, (10/06/2021) menyampaikan, berdasarkan laporan polisi nomor : LP / A / 68 / V / 2018 / NTT / Polres Manggarai, tanggal  03 Mei 2018, tentang  dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh kepala sekolah SDI Wae Paci, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur yang berinisial MN, terkait pemanfaatan dana program indonesia pintar ( PIP ) tahun 2015 dan tahun 2016 dengan nilai kerugian keuangan negara  berdasarkan LHP inspektorat Manggarai Timur yaitu sebesar Rp.97.875.000.


"Berkas perkara kasus tersebut telah di limpahkan tahap 1 ke kejaksaan Negeri Manggarai, setelah diteliti dan dinyatakan lengkap / P21 dan selanjutnya pada hari selasa tanggal 08 juni 2021, kasus tersebut telah di limpahkan tahap dua ke Kejaksaan Negeri Manggarai termasuk pelimpahan tersangka beserta barang bukti,” katanya.


Menurutnya, pasal yang disangkakan terhadap pelaku adalah pasal 2 ayat 1 dan pasal 3 UU no. 31 tahun 1999 jo uu 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.



Menurutnya, proses selanjutnya merupakan  tanggung jawab pihak kejaksaan untuk melakukan penuntutan atau persidangan terhadap tersangka. 


"Saat ini tersangka sudah ditahan oleh kejaksaan Negeri Manggarai," tutupnya.