SWAPE UP UNTUK MEMBACA ARTIKEL
Monopoli Pancaran Mart, Sektor UKM di Kembur Terancam Gulung Tikar

Iklan

 


FEC Media
28 Jun 2021, 17.10 WIB
EkbisHeadline

Monopoli Pancaran Mart, Sektor UKM di Kembur Terancam Gulung Tikar

Salah satu unit Usaha milik Manajemen Pancaran Mart di Wae Reca, Borong. (Foto: FEC Media)


Manggarai Timur, Floreseditorial.com - Rencana Manajemen Pancaran Mart yang ingin memonopoli sektor bisnis Sembako dengan membuka New Mini Market di sekitar wilayah Kembur, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), membuat pengusaha lokal terancam gulung tikar.


Padahal, Pancaran Mart sendiri, sudah memilik beberapa unit usaha Mini Market di dalam wilayah kota Borong.


Antonius Sau, Tua Golo Kembur, dalam keterangan yang diperoleh media ini menjelaskan, sebagian masyarakat setempat adalah pelaku UKM.


Kata dia, kehadiran Pancaran Mart berpotensi mematikan pelaku usaha kecil dan menengah di sekitar wilayah tersebut.


“Apalagi, pemilik pancaran Mart bukan warga kembur, kehadiran Pancaran Mart berpotensi mematikan pelaku usaha kecil dan menengah di wilayah tersebut dan terancam gulung tikar,” katanya, Senin (28/6/2021).


Selain itu, katanya lebih lanjut, area Pancaran Mart yang baru dibangun, tidak memiliki lahan parkir yang cukup, sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas dan kemacetan.


Dikonfirmasi terpisah, Baba Frit, pemilik Pancaran Mart menjelaskan, pemerintah daerah kabupaten Matim, tidak memiliki hak untuk membatasi investasi Pancaran Mart di wilayah Kembur.


“Benar, soal pro dan kontar wajar saja, dan saya pastikan, Pancaran Mart kembur akan jual Sembako tidak mungkin jual barang elektronik, Pemerintah tidak punya hak mengatur, intinya kita tetap buka, kita jual sembako di sana,” tukas Baba Frit.


Meski demikian, Frit membenarkan, bahwa dirinya belum mengantongi izin dari Pemerintah daerah karena proses pembangunan gedung belum selesai.