SWAPE UP UNTUK MEMBACA ARTIKEL
Muhammad Achyar Divonis 10 Tahun Penjara dan Denda 1 Miliar

Iklan

 


FEC Media
18 Jun 2021, 12.48 WIB
HeadlineHukrim

Muhammad Achyar Divonis 10 Tahun Penjara dan Denda 1 Miliar

 

Muhamad Achyar saat mengikuti sidang putusan yang dilakukan. Secara virtual. (Foto:Ist)


Kupang, Floreseditorial.com - Terdakwa kasus dugaan pengalihan aset daerah di Keranga, Kelurahan Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Muhamad Achyar, divonis 10 Tahun 6 bulan penjara oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Kupang.


Selain penjara, Achyar juga diwajibkan untuk membayar denda sebesar Rp. 1 miliar dan biaya pengganti sebesar Rp 500 juta rupiah.


Putusan tersebut dibacakan dalam sidang yang dipimpin oleh Majelis hakim Wari Juniati, SH., MH, dan anggota Yulius Eka Setiawan, SH., MH dan Ibnu Kholik, Jumat, (18/6/2021). 


Menurut hakim, berdasarkan fakta-fakta hukum dan barang bukti, ditemukan unsur perbuatan melawan hukum.


Fakta persidangan juga mengungkapkan bahwa, Tanah tersebut telah diserahkan kepada pemerintah di tahun 1989, yang dilanjutkan dengan penyerahan uang adat.


Menurutnya, meski belum ditandatangani oleh Bupati Gaspar, namun sudah ada transaksi berupa uang sirih pinang dari APBD. 


"Status tanah seluas 30 hektare di Keranga, merupakan aset Pemda Manggarai Barat," tandasnya.


Fakta persidangan juga mengungkapkan bahwa, Muhammad Achyar menjual tanah tersebut kepada David Andre Pratama seharga Rp 5 miliar dan membangun Vila Putih di atas tanah tersebut.


“Perbuatan terdakwa telah terbukti melawan hukum, unsur melawan hukum terpenuhi. Unsur memperkaya diri sendiri terpenuhi. Majelis hakim punya perhitungan tersendiri atas kerugian negara senilai 5 M,” katanya.


Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Heri Flanklin dan Hero Saputro, saat membacakan tuntutan terhadap Muhammad Achyar, pada Selasa, (15/06/2021) menuntut agar, Muhammad Achyar juga didenda satu miliar rupiah, subsider enam bulan kurungan.


Ia juga diwajibkan untuk membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp.560.000.000 juta rupiah.