Iklan

 




FEC Media
1 Jun 2021, 08.52 WIB
Headline

Pemerintah Terima Penyerahan Tanah dari Suku Motu Untuk Pembangunan Bandara di Kabupaten Matim

Ceremonial penyerahan kawasan Tanjung bendera kepada pemerintah kabupaten Matim. (Foto: FEC Media)


Manggarai Timur, Floreseditorial.com - Wakil Bupati Manggarai Timur, Jaghur Stefanus, bersama Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Pada Senin (31/5/2021), meninjau lokasi yang direncanakan untuk pembangunan Bandara di Kabupaten Matim. 


Lokasi tersebut berada di kawasan Tanjung Bendera di Kecamatan Kota Komba, yang diserahkan oleh masyarakat adat suku Motu.


Penyerahan tanah ini disaksikan dan didukung oleh beberapa suku-suku lain yang ada disekitar, diantaranya yaitu suku Suka, suku Nggeli, suku Kewi, suku Serha dan suku Lowa. 


Ketua DPRD Matim, Heremias Dupa, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kerelaan suku Motu yang telah  menyerahkan tanah mereka sebagai tanah rencana lokasi bandara. 


Ia menjelaskan, lembaga DPRD, akan mengawal semua proses  yang dijalankan untuk mengurus pembangunan bandara di lokasi tanah yang diserahkan tersebut.


“DPRD akan berupaya agar semua proses berjalan dengan lancar untuk proses pembangunan bandara,” ungkapnya.


Menurutnya, pihaknya juga akan bersama-sama mengawal Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Matim sehingg Tanjung Bendera akan menjadi lokasi bandara seperti sesuai amanat penyerahan dari Suku Motu.


Padang Mau Sui, kawasan di Sekitar wilayah Tanjung Bendera, lokasi yang disebut-sebut menjadi salah satu bandara udara terindah di Tanah Air. (Foto: FEC Media)


Sementara Wakil Bupati Manggarai Timur, Jaghur Stefanus, menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada masyarakat suku Motu yang telah mempercayakan tanahnya kepada Pemda Matim sebagai bagian dari pembangunan. 


Wabup juga memberikan apresiasi kepada semua pihak yang membantu dan melancarkan semua proses persiapan serah terima sehingga berjalan aman, tertib dan lancar. 


Semangat pembangunan, kata Wabup Jaghur, adalah untuk kesejahteraan rakyat, ketika nanti bandara sudah tersedia, maka bisa dipastikan geliat dan pertumbuhan ekonomi disekitar wilayah Tanjung Bendera akan semakin baik.


“Luar biasa kerelaan suku Motu dan suku-suku lain yang ada disekitarnya untuk memberikan tanahnya sebagai bagaian dari proses pembangunan di Matim. Bapak ibu sudah menyerahkan tanah ini kepada pemda, maka tugas kami adalah mempersiapkan segala sesuatunya supaya pembangunan bandara ditempat ini akan segera dapat dilaksanakan sesuai dengan harapan kita bersama,” tandasnya.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Jajaran Polres Manggarai Timur, Koramil Borong, Para Pimpinan OPD, Camat Kota Komba bersama jajaran, tokoh adat, tokoh agama dan tokoh pemuda setempat.