SWAPE UP UNTUK MEMBACA ARTIKEL
Penderita Corona Meroket, Warga di Kabupaten Ngada Lakukan Lockdown Lokal

Iklan

 


FEC Media
22 Jun 2021, 14.48 WIB
Covid-19

Penderita Corona Meroket, Warga di Kabupaten Ngada Lakukan Lockdown Lokal

Kondisi RT 10 Malanawe Kabupaten Ngada setelah lockdown lokal (Foto : ist)




Ngada, Floreseditorial.com - Warga RT 10, Kelurahan Susu, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, terpaksa lockdown lokal dari segala aktifitas dikarenakan jumlah pasien yang terkonfirmasi positif covid-19 di wilayah tersebut meningkat.



Berdasarkan data yang diperoleh, Senin (21/06/2021), jumlah warga yang positif covid-19 di RT tersebut sebanyak 49 orang.


Data tersebut didapat setelah seorang ibu hamil hendak memeriksa kesehatannya. Sebelum dilakukan pemeriksaan kesehatan, dilakukan rapid antigen terlebih dahulu. Hasilnya ibu hamil tersebut positif Covid-19. 



Dari kasus tersebut, petugas kesehatan melakukan tracing terhadap warga, dan rapid massal ditemukan 49 warga positif Covid-19.



Lurah Susu, Nikodemus Dally mengatakan bahwa, jumlah warga yang dilakukan rapid pada, Senin 21 Juni 2021 sebanyak 75 orang, dan dinyatakan positif Covid-19 sebanyak 27 orang.



Sedangkan sehari sebelumnya, petugas dari Puskesmas Bajawa juga melakukan rapid bagi warga di kelurahan tersebut, dan 22 warga dimyatakan positif Covid-19.


"Sehingga jumlah semua warga yang terkonfirmasi positif covid-19 di RT 10 Malanawe ini sebanyak 49 orang sampai dengan hari ini,"terangnya.



Ia mengatakan, Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 harus melakukan lockdown dikawasan RT 10 Malanawe, Kelurahan Susu, karena jumlah pasien positif covid-19 meningkat.

  


"Mulai dari kemarin sudah lockdown. Aktivitas masyarakat dibatasi karena kasus covid-19 di Malanawe ini sudah meningkat," imbuhnya.



Nikodemus menambahkan, meskipun aktivitas masyarakat dibatasi, pemerintah daerah sudah memberikan bantuan berupa beras, telur, dan susu untuk memenuhi kebutuhan warga selama 10 hari kedepan.


"Karena aktivitas masyarakat dibatasi selama 10 hari kedepan, maka pemerintah daerah sudah memberikan bantuan sembako kepada mereka untuk 10 hari kedepan,"terang Nikodemus

 


Nikodemus berharap, supaya warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Ngada tetap melaksanakan isolasi mandiri di rumah mereka masing-masing, dan semoga keadaan cepat kembali normal.