SWAPE UP UNTUK MEMBACA ARTIKEL
Proyek Jaringan Air Bersih Tahun 2020 di Desa Nampar Tabang Belum Dikerjakan

Iklan

 


Pankrasius Y. Gandung| <br>Penulis<br>
13 Jun 2021, 10.04 WIB
News

Proyek Jaringan Air Bersih Tahun 2020 di Desa Nampar Tabang Belum Dikerjakan

Ilustrasi. (Net)

 

Manggarai Timur, Floreseditorial.com - Proyek jaringan air minum bersih milik Pemerintah Desa (Pemdes), Nampar Tabang, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, NTT, hingga kini belum dikerjakan.


Padahal, proyek tersebut adalah proyek tahun anggaran 2020 yang bersumber dari dana desa Nampar Tabang.


Hal tersebut disampaikan oleh Albertus Lendi, salah satu masyarakat Dusun Laci, kepada media, Kamis (10/6/2021).



"Hingga hari ini belum ada pengerjaan sama sekali. Padahal proyek tersebut merupakan proyek tahun anggaran 2020. Masyarakat melihat ada tumpukan material pasir yang tergeletak di pinggir jalan. Kami juga sangat menyayangkan terhadap tumpukan material yang dibiarkan berserakan oleh pemerintah desa,"terangnya. 



Diapun meminta kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Nampar Tabang agar lebih aktif dalam menjalankan tugas dan lebih tegas. 



Selain itu Bonefasius Baru, salah satu warga lain mengatakan, Proyek pembenahan air minum ini merupakan program Pemerintah Desa Nampar Tabang di tahun 2020.



"Kami mendengar ada proyek pembenahan air minum bersih di Dusun Laci namun kami tidak melihat proyek tersebut. Kemudian beberapa waktu lalu kami sempat melihat akifitas pemdes melakukan survey, namun hingga sekarang belum terealisasi, padahal beberapa bahan material telah berada di lokasi,"jelasnya. 



Menanggapi hal tersebut Kepala Desa Nampar Tabang, Hilarius Teguh saat ditemui dirumahnya, Kamis (10/6/2021) kepada media membenarkan terkait proyek tersebut. 



"Proyek peningkatan air minum bersih merupakan proyek tahun 2020. Dan hingga sekarang belum bisa kerja karena mitra yang kami percaya untuk pengadaan material non lokal telah melakukan pembatalan kerja sama beberapa waktu lalu,"tutur Kepala Desa.



Dia pun berjanji akan kembali melanjutkan proyek tersebut.