SWAPE UP UNTUK MEMBACA ARTIKEL
Polisi Bekuk Komplotan Pembobol Gudang Sembako di Sikka

Iklan

 


FEC Media
27 Jun 2021, 19.26 WIB
Hukrim

Polisi Bekuk Komplotan Pembobol Gudang Sembako di Sikka

Saat Konfrensi Pers di Polres Sikka, Sabtu 26 Juni 2021 (Foto : ist)



Sikka, Floreseditorial.com - Lima orang komplotan pencuri gudang sembako di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, berhasil dibekuk Tim Satuan (Timsat) Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Sikka.


Hal tersebut disampaikan, Kapolres Sikka AKBP Sajimin, didampingi Kasat Reskrim Iptu Wahyu A. Septyan, dan Kasubag Humas Iptu Margono, saat jumpa pers di Mapolres Sikka, Sabtu (26/6/2021).


Barang yang dicuri oleh para pelaku berupa 12 dos bir bintang, 140 dos susu dancow, dan 25 dos susu indomilk, barang hasil curian tersebut dijual kembali kepada seorang pemilik warung di Wairbubuk, Kelurahan Wairotang.


Lima komplotan pencuri tersebut berinisial, YG alias G (20), warga Brai, RT/RW 005/002, Desa Watugong, Kecamatan Alok Timur; AC alias A (34)warga Nanga, Desa Kolidetung, Kecamatan Lela, SMB alias M (23) warga Nanga, Desa Kolidetung, Kecamatan Lela; ARH alias A(22), warga Dusun Gusi, Kecamatan Mego; dan BJ alias B (34), warga Dusun Gusi, Kecamatan Mego.


Kapolres Sajimin menerangkan, berdasarkan laporan polisi Nomor : LP / B / 141 / VI / 2021 / SPKT / RES. SIKKA / POLDA NTT, tanggal 23 Juni 2021 Tim Buser langsung melakukan penyelidikan.


Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan CCTV di lokasi, pihaknya berhasil mengidentifikasi pelaku, dan berhasil menangkap dua pelaku YG alias G dan AC alias A.


Setelah melakukan interogasi dan pengembangan, polisi memperoleh keterangan terkait keterlibatan tiga tersangka lainnya dan langsung diamankan.


“Otak dari kasus ini adalah YG alias G. Dia yang mengajak tersangka lain untuk melakukan pencurian,” imbuh Kasat Reskrim Polres Sikka, Iptu Wahyu Agha Ari Septyan.



Para tersangka dijerat Pasal 363 ayat (1) ke-3 dan ke-4 KUHP Sub Pasal 362 KUHP, dam terancam hukuman penjara maksimal 9 tahun.