Iklan

 


FEC Media
30 Jul 2021, 14.16 WIB
News

15 Ribu Warga Matim Belum Punya KTP-El

Ilustrasi KTP-el (Foto: pixaby)


Manggarai Timur, Floreseditorial.com - Sebanyak 15.542 wajib KTP di Kabupaten Manggarai Timur (Matim), belum memiliki KTP Elektronik (KTP-El). Padahal, dokumen kependudukan merupakan bagian penting dalam perencanaan pembangunan. 


Berdasarkan Data Kependudukan Bersih (DKB) II tahun 2020, Penduduk Kabupaten Matim sebanyak 271.290 jiwa. Dari jumlah ini, 195.178 jiwa adalah penduduk 

Wajib KTP Elektronik dan baru 178.506 jiwa yang sudah memiliknya, sementara 15.542 jiwa belum melakukan perekaman KTP-El.


Bupati Matim, Agas Andreas, dalam keterangannya yang diterima FEC Media mengatakan, dokumen kependudukan merupakan hak setiap warga negara.


Setiap penduduk berhak untuk mendapatkan identitas kependudukan yang akan digunakan sebagai dasar administrasi untuk bermacam kepentingan sebagai warga negara. 


“Dalam rangka mendukung program nasional Indonesia satu data maka Pemda Matim juga berusaha memperbaiki sistem pendataan kependudukan,” ungkap Bupati Matim, Jumat (30/7/2021).


Ia menyampaikan pentingnya data penduduk yang valid untuk perencanaan pembangunan.


“Saya berharap Dispendukcapil Matim bisa memberikan laporan fluktuasi pencatatan kependudukan secara harian kepada Bupati. Karena dokumen kependudukan merupakan bagian penting dalam perencanaan pembangunan,” tambah Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu.


Data penduduk yang valid, kata Bupati Agas, berpengaruh terhadap target perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, sehingga tidak salah sasaran. 


“Pendataan penduduk juga harus melibatkan banyak pihak, baik pemerintah maupun swasta, sehingga hasilnya lebih maksimal.” katanya.