Iklan

 


FEC Media
30 Jul 2021, 13.16 WIB
News

35 Kelompok Ternak di Manggarai Dapat Bantuan Simantri

 

Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Manggarai, Konstantinus Dan (Foto : ist)

Manggarai, Floreseditorial.com - Sebanyak 35 kelompok ternak di sembilan kecamatan di kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, mendapatkan bantuan berupa hewan ternak dari Pemerintah setempat.


Bantuan tersebut masuk dalam program Sistem Manajemen Pertanian Terintegras (Simantri).


Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Manggarai, Konstatinus Dan, mengingatkan, untuk seluruh kelompok penerima bantuan kegiatan Sistem Manajemen Pertanian Terintegras (Simantri) untuk tidak menjual bantuan dari pemerintah, khususnya ternak sapi.



Hal itu disampaikannya dikarenakan banyak bantuan ternak yang diberikan Pemerintah Kabupaten Manggarai melalui Dinas Peternakan dijual oleh kelompok tertentu.


Konstantinus menegaskan, bagi ketua kelompok ternak Siman Tri dan sub kelompok ternak sapi wajib memiliki tanggung jawab, sehingga kegiatan atau program yang dijalankan berhasil.


"Kalaupun ada dari anggota kelompok yang jual ternak, maka peran dari ketua kelompok ini bisa menggantikan ternak itu,” tegas Konstantinus, Rabu 28 Juli 2021.


Menurutnya, ternak yang dibagikan pemerintah harus dikandangkan, sehingga dapat menghasilkan pupuk kandang yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk kebutuhan lainnya.


“Semua ternak-ternak yang ada itu masukan dalam kandang. Tujuannya supaya dapat memperoleh pupuk, sehingga ternak wajib di dalam kandang, dan tidak boleh dijual,” terangnya.


Terkait bantuan ternak yang dijual oleh sejumlah kelompok, kata dia, pihaknya telah memberikan peringatan keras kepada yang bersangkutan untuk mengembalikan ternak yang telah dibagikan pemerintah.


Konstantinus menambahkan, bantuan ternak yang diberikan Dinas Peternakan Kabupaten Manggarai setiap tahun selalu bervariatif kepada semua kelompok.


“Untuk setiap kelompok itu berbeda-beda, 2018 kita kasih bantuan sebanyak 22 ekor. 20 betina dan dua ekor jantan per kelompok dan seterusnya ada 11 ekor 10 betina , satu jantan,” terangnya.


Kadis Konstantinus berharap agar program kegiatan Simantri harus berhasil dan sesuai harapan masyarakat penerima bantuan dan pemerintah.