SWAPE UP UNTUK MEMBACA ARTIKEL
62 Orang Mahasiswa Unika St. Paulus Ruteng Terkonfirmasi Covid-19

Iklan

 


Valerius Isnoho
21 Jul 2021, 18.05 WIB
Covid-19

62 Orang Mahasiswa Unika St. Paulus Ruteng Terkonfirmasi Covid-19

Ilustrasi covid-19 (Foto : Pixaby)


Manggarai,Floreseditorial.com- Kabupaten Manggarai, termasuk salah satu dari 129 Kabupaten diseluruh Indonesia, yang menjadi zona merah penyebaran Covid-19 di Indonesia, sesuai informasi yang disampaikan Satuan Gugus (Satgas) Covid-19 Pusat.


Juru Bicara (Jubir) penanganan Covid-19 Kabupaten Manggarai Lodovikus D Moa, menyampaikan, Manggarai kembali mencatatkan penambahan jumlah kasus baru harian Covid-19 secara yang signifikan.


Pada hari Selasa (20/07/2021), tercatat ada penambahan 83, Kasus baru yang terkonfirmasi Covid-19, 62 orang diantaranya merupakan Mahasiswa/i Unika St. Paulus Ruteng yang akan menjalankan KKN, dari Total 417 mahasiswa/i yang dilakukan Rapid Test, sebagaimana dilaporkan, 62 orang dinyatakann terkonfirmasi positif Covid-19, rencananya Rapid test tahap II akan dilakukan besok, Kamis 22 Juli 2021 terhadap 200 Mahasisa/i Unika St. Paulus, Calon peserta KKN.


"Terhadap penambahan kasus baru ini dari klaster Mahasiswa/i, Satgas Covid-19 Kabupaten Manggarai, telah berkoordinasi dengan Panitia KKN Unika St. Paulus Ruteng, terkait penanganan lanjutan terhadap 62 Mahasiswa/i Unika, yang terkonfirmasi Positif Covid-19, dan juga penelusuran kontak erat Kontak Kasus ungkap," Lodi Moa.


Moa, juga menyampaikan kasus baru harian Covid-19 klaster mahasiswa/i Unika, merupakan kasus harian Covid-19 yang tertinggi ketiga sejak pandemi Covid-19 melanda Warga Masyarakat di Kabupaten Manggarai. Penambahan 83 Kasus Baru Covid-19 ini, merupakan hasil dari pemeriksaan sampel SWAB Rapid diagnostik Test Antigen (RDtAg) yang dilakukan oleh dua Laboratorium Swasta yang bekerjasama dengan pihak Panitia KKN Unika St. Paulus Ruteng.


"Upaya menghentikan pandemi Covid-19 di Kabupaten Manggarai rupanya membutuhkan kerja ekstra keras yang menuntut tanggung jawab, kesadaran diri, Kewaspadaan, kerja bersama, antara Warga masyarakat, dunia pendidikan dan Pemerintah Kabupaten Manggarai melalui Satgas Covid-19 yang sudah terbentuk, mulai dari tingkat Kabupaten, Kecamatan serta Desa/Kelurahan. Mengingat masifnya peningkatan jumlah kasus baru Covid-19 perhari di Kabupaten Manggarai, yang juga diikuti dengan peningkatan jumlah kematian pasien covid-19, peringatan dini, buat seluruh warga Manggarai, agar lebih bertanggung jawab, bekerja bersama serta disiplin patuhi protokol kesehatan," tandasnya.


Dirinya juga menambahkan giat pencarian dan penelusuran kontak kasus yang dilaksanakan Satgas Covid-19 terus dilakukan, untuk mencegah penularan lebih lanjut, serta memastikan semua pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 mendapatkan pelayanan/perawatan memadai dan menjalankan isolasi mandiri, baik dirumah maupun karantina terpusat di wisma Atlit Golodukal, semuanya dalam pengawasan satgas Covid-19. Surveilans, testing, dan treatmen, terus diaktifkan, pasien Terkonfirmasi C19 diwajibkan menjalankan isolasi mandiri dan karantina terpusat, demi menyelamatkan kehidupan bersama.


Sejak tanggal 06 Juni 2021 sampai dengan hari ini, Rabu (21/07/2021) pukul 12:42 Wita, Satgas Covid-19 Kabupaten Manggarai melaporkan, terdapat 19 kasus kematian akibat Covid-19 dan telah menginfeksi 958 orang, dinyatakan sembuh 335 orang, sedang menjalankan Isolasi di Rumah 623 orang, karantina terpusat Wisma atlit 58 orang dan yang mendapatkan Perawatan di Rumah sakit Umum dr Ben Mboi 39 Orang, sedang mendapatkan perawatan diruang isolasi ICU 16 orang, perawatan di ruang Isolasi 23 orang.


"Satgas Covid-19 Kabupaten Manggarai terus berupaya mengingatkan masyarakat untuk selalu jaga jarak, pakai masker, cuci tangan, menjaga ventilasi rumah yang baik, menjaga pola hidup bersih dan sehat, menghindari kerumunan dan meniadakan semua bentuk dan jenis pesta demi memutus rantai penularan Covid-19 di tengah masyarakat," tutupnya.