Iklan

 


FEC Media | Verified Writer
23 Jul 2021, 16.58 WIB
News

Bupati Mabar Serahkan Delapan Unit Mobil Hilux Kepada BUMDES

Penyerahan simbolis delapan Mobil kepada BUMDES (Foto: Ist)



Labuan Bajo, Floreseditorial.com - Bupati  Manggarai Barat (Mabar), Edistasius Endi memberikan delapan unit moda transportasi darat untuk delapan BUMdes yang aktif di Kabupaten Mabar. 


Moda transportasi itu berupa mobil pick up type Hilux Sc 2.0.

Pantauan media, penyerahan tersebut berlangsung di halaman kantor DPMD (Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa) Jumat,(23/6/2021).


Bupati Edi mengatakan, Pemerintah  terus memberikan perhatian khusus pada pemanfaatan Dana Desa untuk percepatan pembangunan desa. Di samping dana Desa salah satu program prioritas kementrian Desa Tertinggal adalah pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) melalui berbagai bantuan termasuk Moda transportasi darat dalam rangka  meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat perdesaan. 


Dijelaskanya, secara administrasi 164 desa yang ada di Manggarai Barat telah memiliki BUMDES (Badan Usaha Milik Desa) meski demikian hanya 8 saja yang mendapat bantuan kendaraan.


BUMDes penerima moda transportasi darat mengajukan prosposal pada tahun 2019 melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Manggarai Barat. Selanjutnya proposal-proposal tersebut diinput  pihak admin KRISNA tingkat Kabupaten Manggarai Barat pada sistem KRISNA yang selanjutnya pihak BAPPENAS memverifikasi semua proposal yang telah diinput. 


Berdasarkan hasil verifikasi oleh BAPPENAS dalam sistem KRISNA  maka ditetapkan delapan BUMDes penerima Moda Transportasi Darat untuk Kabupaten Manggarai Barat.


Menurut Bupati Edi,kendaraaan yang diberikan ini untuk memudahkan aksesibilitas ke pusat layanan publik dan pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat. Selain itu untuk meningkatkan kelancaran proses produksi, distribusi serta penyediaan sarana pelayanan dasar di bidang transportasi dan meningkatkan perekonomian lokal di desa sasaran.


Ia pun mengingatkan Para Kepala Desa penerima Kendaraan agar tidak menyalahgunakan kendaraan tersebut untuk kepentingan pribadi.Apabila dalam perjalananya terdapat penyalahgunaan,maka saya tidak segan- segan menyuruh Pol PP tarik kendaraan. 


“Untuk itu saat ini juga saya minta Dinas PMD buat surat pernyataan penyerahan mobil tidak mampu mengelola. Buat surat pernyataan itu sekarang juga, saya akan tandatangan," perintahnya.


Tidak lama berselang Bupati menandatangani surat pernyataan Tidak Mampu Mengelola. Para kades penerima bantuan itu juga menandatangani surat tersebut dan pakta Integritas.


Lebih lanjut Bupati mengharapkan, moda transdes untuk kelancaran aktifitas Bumdes ini di manfaatkan sebaik mungkin.


“Harus bedalah sebelum ada mobil dan sesudah ada mobil. Saya bangga jika pada saatnya anda semua bertandang ke kota sambil memuat hasil bumi, ada yang muat Kolarek ,sayur mayur dll untuk di jual di pasar- pasar," harapnya .


Ia berharap agar Bumdes penerima bantuan ini benar- benar bekerja agar pada saatnya bangkit dan terus maju untuk kesejahteraan bersama.


Adapun Delapan Bumdes  yang menerima moda transdes tersebut yakni, Kakor Jaya, Lembor Selatan, Kolarek Sompang Kolang dan Caritas Ranggu,Kuwus Barat, Wae Kising Golo  Mbu Sano Nggoang. Sepang  Jaya,Boleng. Amalia  Mandiri, Siru Lembor. Mbeliling Makmur Tondong Belang, Mbeliling dan Gorontalo Komodo.