Iklan

 


FEC Media
28 Jul 2021, 18.22 WIB
News

Kadis Perikanan Dan Ketahanan Pangan Matim Pantau TPI Borong

Kadis Perikanan, Yeremias Hala Kodi, bersama dengan dua OPD yang lain saat meninjau TPI Borong (Foto : ist)

Manggarai Timur, Floreseditorial.com - Setelah dilantik pada 5 Juli 2021 lalu, Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Manggarai Timur, NTT, Yeremias Hala Kodi, langsung menjalankan program kerja nyatanya.


Dal hal ini, Kadis Yeremias bekerja sama dengan Dinas Perhubungan dan Perindagkop wilayah tersebut.


Hal pertama yang Ia lakukan adalah memantau langsung tambatan perahu di Borong, Kelurahan Rana Loba, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Selasa, (27/07/2021).


Dalam kegiatan monitoring bersama Kadis DisHub dan Kadis Peridagkop dia mengatakan, kegiatan monitoring bertujuan untuk melihat tambatan parahu milik DisHub itu sebagai salah satu aset milik Pemda Matim yang harus dimanfaatkan secara maksimal.


” Kegiatan hari ini merupakan tindak lanjut dari apa yang telah saya sampaikan di media pada beberapa waktu lalu, terkait tambatan perahu di Borong dan akan di bangun Tempat Pelelangan Ikan(TPI) yang bertempat di Borong,” terangnya.



Yeremias menambahkan bahwa, potensi ikan yang ada di perairan Matim cukup melimpah, namun masyarakat justru memasukan atau mengambil ikan dari kabupaten lain.


” Saya merasa prihatin dimana ikan yang dipasarkan merupakan ikan yang didatangkan dari luar kabupaten Matim, sementara kita lihat potensi ikan kita di Matim sendiri sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat oleh karena itu dengan memanfaatkan tambatan perahu yang ada merupakan angin segar bagi pedagang ikan dan masyarakat Matim untuk mendapatkan harga ikan yang murah dan berkualitas,”pungkasnya.


Sementara itu, Kadis DKP Matim, Kadis DisHub, Nikolaus Tatu, mengapresiasi semangat dari Kadis yang baru dilantik pada bulan Juli tersebut.


” Pada dasarnya kami mendukung sepenuhnya apa yang dilakukan oleh Pak Kadis DKKP ini, karena semua demi kepentingan masyarakat Matim serta melakukan asas pemanfaatan tambatan perahu yang selama ini belum maksimal,”ujar Nikolaus.


Selain itu, Kadis Perindagkop Matim Frans Malas, juga menyambut baik rencana pembangunan TPI di lokasi tambatan perahu dimana lokasi tersebut tepat berada di samping pasar Borong.


” Pada dasarnya saya setuju untuk dibangun TPI disini, hal ini sangat menguntungkan para pembeli sebab mereka langsung bertransaksi dengan para nelayan, sehingga harga ikan pasti lebih murah dan pembeli juga bisa langsung mendapatkan ikan yang masih segar ,”tukasnya.