Iklan

 


FEC Media
26 Jul 2021, 10.22 WIB
Hukrim

P21 Berkas Kasus Penganiyaan dan Ancaman Pembunuhan Wartawan di Matim, Polisi : Pelaku Akan Segera Ditahan

 

Ilustrasi P21 (pixaby)

Manggarai Timur, Floreseditorial.com - Berkas kasus penganiyaan dan ancaman pembunuhan yang menimpa Nardy Jaya, jurnalis sebuah media online di Manggarai Timur (Matim) dinyatakan lengkap atau P21.


Selain Nardy, ancaman pembunuhan ini juga menimpa adiknya, Pankrasius Jaya. Keduanya merupakan warga Ranameti, Kelurahan Rongga Koe, Kecamatan Kota Komba.


Kapolsek Waelengga, IPTU Ketut Kantun melalui Kepala Unit Reskrim, IPDA Simson Bang kepada wartawan, Minggu (25/7/2021) menjelaskan, berdasarkan petunjuk yang disampaikan oleh pihak Kejaksaan Negeri Manggarai (Kejari Manggarai),

berkas perkara tersebut telah dinyatakan lengkap atau P 21. 


"Dalam waktu dekat, sesuai petunjuk dari Jaksa, kami akan menahan pelaku. Namun sebelum ditahan, pelaku akan kami lakukan rapid test terlebih dahulu," kata Simson.


Sementara itu, Nardi Jaya, mewakili pihak korban menyampaikan apresiasi atas kerja keras aparat Kepolisian yang berhasil mengungkap kasus ini.


"Mewakili keluarga, Saya  menyampaikan apresiasi kepada pihak kepolisian yang berhasil mengungkap kasus ini secara terang benderang," ujarnya.


Pimpinan redaksi media floresnews.id itu juga menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan media di Manggarai Raya yang turut mengawal proses penyidikan  kasus ini hingga tuntas.


Untuk diketahui, pada hari Jumat (14/5/2021) lalu, Romanus Dadu, seorang pria asal Ranameti, Kelurahan Rongga Koe, Kecamatan Kota Komba Kabupaten Manggarai Timur, diduga hendak melakukan percobaan pembunuhan terhadap Pankrasius Jaya danNardi Jaya. 


Akibat tindakan pelaku, korban  mengalami luka serius pada bagian tangan dan leher kerena sabetan benda tajam. 


Dua kakak beradik itu akhirnya melaporkan kejadian tersebut di Polsek Waelengga pada Sabtu (15/5/2021) lalu.