SWAPE UP UNTUK MEMBACA ARTIKEL
Pengakuan Pasien Positif Corona di Borong: Saya Tidak Bisa Mengambil Nafas Sepenuhnya, Nafas Saya Seperti Tersengkal-sengkal dan Sesak

Iklan

 


FEC Media
22 Jul 2021, 20.19 WIB
Covid-19Headline

Pengakuan Pasien Positif Corona di Borong: Saya Tidak Bisa Mengambil Nafas Sepenuhnya, Nafas Saya Seperti Tersengkal-sengkal dan Sesak

Dino Kerjon, Pasein Positif Corona yang saat ini tengah menjalani perawatan. (Foto: Dokpri)


Manggarai Timur, Floreseditorial.com - Dino Kerjon, pria pria berusia 35 tahun asal Kelurahan Ranaloba, Kecamatan Borong, merupakan  salah saru warga yang terinfeksi virus corona COVID-19.


Dino, membagikan kisahnya melalui media ini, ketika ia mulai terinfeksi virus yang kini telah mewabah di dunia. 


Seperti bisa, ia sedang bekerja di salah satu apotek di Ranaloba, Borong, dan mulai merasa dirinya terkena sakit.


"Awalnya cuma merasa seperti flu biasa, tetapi virus ini terus berkembang secara bertahap. Dimulai dengan flu," kata Dino, saat dihubungi FEC Media, Kamis (22/7/2021).


Dirinya  tak terlalu mempermasalahkan flu yang sedang diidapnya dan beraktivitas seperti biasa. Tetapi kondisi tubuhnya justru semakin memburuk. Setelah menjalani rapid test, dirinya positif terkena Virus Covid-19.


“Saya merasa sakit. Sesak nafas nyeri hebat, nafsu makan berkurang dan Indra Penciuman tidak berfungsi,” ucap Dino yang saat ini tengah menjalani isolasi di salah satu shelter milik Pemkab Matim.


Dino menyadari kondisi yang sedang dideritanya. Terkena Covid-19,  Dino kesulitan untuk bernafas.


"Itu membuatku takut karena bernafas adalah kebutuhan hidup. Rasanya seperti kamu benar-benar merasa akan mati, tetapi itu tidak terjadi," kata Dino.


Selain itu, Dino mengaku mulutnya terasa pahit dan seluruh bagian tubuh terasa sakit hingga nyeri hebat di bagian kepala.


"Saya tidak bisa mengambil napas sepenuhnya, napas saya seperti tersengkal-sengkal dan sesak, dan nyeri yang sangat hebat,” lanjutnya.


Saat ini, dirinya tengah menjalani perawatan.


“Kita  disuntik 8 kali sehari, dan  dimasukan lewat infus, ini belum termasuk obat minum yang banyak dikonsumsi,” tambahnya.


Ia berpesan agar warga selalu menaati anjuran pemerintah.


“Yang masih sehat tolong jangan bandel, pakai Masker dan taati Prokes dan tidak usah bertamu jika tidak penting, ini nyata dan tidak main - main,” kata Dino.