Iklan

 


FEC Media | Verified Writer
25 Jul 2021, 18.21 WIB
News

Polemik Instruksi Bupati Agas Andreas dan Hajatan Akad Nikah Kasat Reskrim Polres Matim, Ini Penjelasan Pemkab dan Polres Matim

Foto Akad Nikah Kasad Reskrim Polres Manggarai Timur. (Foto: Bian Gorman)


Manggarai Timur, Floreseditorial.com - Terkait polemik yang berkembang di masyarakat tentang penerapan Instruksi Bupati Manggarai Timur (Matim), Agas Andreas, Nomor: BPBD.360/189/VII/2021 tentang Perubahan Kedua Instruksi Bupati Nomor: BPBD.360/178a./VII/2021 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Covid-19 di Kabupaten Matim dan penerapannya pada acara Akad Nikah dari Ipda Agustian Sura Pratama yang  berlangsung di Kampung Baru, Kelurahan Kota Ndora Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur pada hari ini, Sabtu (24/7/21) Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Matimpun angkat bicara.


Dalam keterangan yang disampaikan Jurus Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Matim, Jefrin Haryanto, pada Minggu (25/7/2021) menjelaskan, sebelum Akad nikah  dari Ipda Agustian Sura Pratama dilaksanakan, Gugus Tugas dalam hal ini Gugus Tugas Kecamatan Borong sudah melakukan konfirmasi terhadap rencana acara tersebut.


“Waktu itu, dari pihak Ipda Agustian, menjelaskan bahwa tidak akan ada resepsi hanya akad nikah yang berlangsung di rumah yang dihadiri oleh keluarga dekat dan hal ini sesuai intruksi Bupati pada butir enam bahwa untuk kegiatan akad nikah yang sudah didaftarkan sebelumnya bisa dilaksanakan, tanpa resepsi,” kata Jefrin.


Ia menjelaskan, gugus tugas kecamatan tetap intens berkomunikasi dan memantau hingga Jumat (23/7/2021) sore, sehari sebelum acara berlangsung, guna untuk memastikan penyelenggaraaan acara mematuhi Prokes. 


Kabag Prokopim Kabupten Matim itu juga meluruskan berita sebuah media obline yang berpotensi membias yakni terkait berita yang diturunkan salah satu media online  dengan judul berita: Polisi Gelar Pesta Nikah, Foto Media Disuruh Hapus dan Kasat PolPP Tak berkutik.


“Terdapat kalimat “Awak media punterus memantau jalannya pesta tersebut. Sekitar pukul 11 WITA, Kasat Pol PP Manggarai Timur menyambangi lokasi. Namun tidak bisa berkutik untuk membubarkan acara tersebut. Dia hanya berdiri tanpa bicara. Sehubungan dengan bunyi kalimat diatas, saya sampaikan bahwa Kasat Pol PP Manggarai Timur tidak pernah  berada di lokasi tempat berlangsungnya akad nikah. Sehingga yang disampaikan pada berita tersebut tidak sesuai dengan fakta dan sangat merugikan Kasat PolPP Kabupaten Manggarai Timur,” tukas Jefrin Jefrin.


Sementara Kapolres Manggarai Timur, AKBP Nugroho Arie Siswanto, melalui bagian Humas Polres Manggarai Timur, Bripka Paulus Wadan, menjelaskan, terkait acara Kasat Reskrim Polres Manggarai Timur, adalah acara akad nikah bukan pesta/resepsi nikah.


“Sebagaimana instruksi bupati nomor 360, bahwa acara akad nikah/ pemberkatan nikah yang sudah terdaftar di KUA/gereja masih bisa dilakukan dengan syarat pelaksanaannya mengikuti prokes secara ketat,” tukas Paulus Wadan.