SWAPE UP UNTUK MEMBACA ARTIKEL
PPKM di Borong Dinilai Tebang Pilih, Kios Ditutup PUB Jalan Terus

Iklan

 


FEC Media
22 Jul 2021, 12.59 WIB
NewsPPKM

PPKM di Borong Dinilai Tebang Pilih, Kios Ditutup PUB Jalan Terus

Sejumlah PUB di Cepi Watu, Desa Nanga Labang tetap bebas beroperasi. (Foto: FEC Media)


Manggarai Timur, Floreseditorial.com - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), menuai kritikan tajam dari masyarakat setempat.


Pasalnya, kebijakan PPKM di wilayah tersebut dipandang tebang pilih karena membiarkan bisnis kehidupan malam seperti PUB tetap beroperasi, sementara Kios dan Mini Market diwajibkan untuk ditutup lebih awal.


Ahmad, salah seorang warga Cepi Watu, saat ditemui media ini pada Rabu (21/7/2021) malam menjelaskan, beberapa PUB sekitar tetap beroperasi seperti biasa.


“PPKM tidak berlaku bagi PUB di wilayah Cepi Watu, mereka tetap beroperasi seperti biasanya,” kata Ahmad.


Di sisi lain, katanya lebih lanjut, Kios sekitar milik pelaku UKM diwajibkan tutup lebih awal oleh petugas dengan dalil Pembatasan Kegiatan Masyarakat.


“PPKM macam apa ini, Kios ditutup, PUB Jalan Terus, bukankah potensi penyebaran Covid itu ada di semua tempat, termasuk PUB,” katanya.


Ia menjelaskan, selain Kios dan Mini Matket, petugas seharusnya merazia semua tempat publik  termasuk PUB.


“Jangan tebang pilih dalam menerapkan PPKM, Kalau kios dan Mini Market diwajibkan tutup lebih awal, kenapa PUB tetap beroperasi sampai pagi,” tanyanya.


Pantauan Floreseditorial.com, pada Kamis (22/7/2021) sekitar pukul 00.45 pagi, sejumlah PUB yang ada di Cepi Watu, Desa Nanga Labang tetap beroperasi.


Sementara Camat Borong, Yani Gagu, belum berhasil dihubungi media terkait kebijakan PPKM di wilayahnya itu.


Meski dihubungi melalui pesan WhatsApp, Camat Yani belum merespon.