SWAPE UP UNTUK MEMBACA ARTIKEL
September Warga Kota Kupang Bisa Lepas Masker

Iklan

 


FEC Media
16 Jul 2021, 10.58 WIB
News

September Warga Kota Kupang Bisa Lepas Masker

Ilustrasi. (Net)


Kupang, Floreseditorial.com - Pemerintah Kota Kupang menargetkan masyarakat akan bisa diberi keleluasaan untuk melepas masker pada bulan Agustus dan September mendatang. Rencana ini, akan resmi diberlakukan jika penerapan protokol kesehatan dan herd immunity telah mencapai 80%.


Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man, mengatakan, rencana ini telah diwacanakannya beberapa waktu lalu, namun recana tersebut wajib diikuti dengan penerapan Prokes pencegahan Covid-19 dan percepatan vaksinasi.


"Target saya Agustus September, saya sudah omong itu media dan lainnya. Kalau kita punya stakeholder TNI, Polri dan dinas kesehatan kerja keras,"ungkapnya, Kamis 15 Juli 2021.


Menurutnya, hal ini juga menyambung rencana yang diberikan gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat untuk memperbolehkan masyarakat melepas masker pada bulan Desember mendatang.


Herman menegaskan, rencana ini juga didasari pada jumlah penggunaan vaksinasi yang dialokasikan pemerintah, Pemkot Kupang menjadi daerah dengan jumlah penggunaan vaksin tertinggi yakni sebesar 99%. 



Untuk mendukung hal ini, Pemkot Kupang akan membuka pelaksanaan vaksinasi massal di fasilitas kesehatan (Faskes) milik Pemkot yang tersebar di wilayah Kota Kupang. 



Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man dalam keterangan persnya, Kamis 15 Juli 2021 mengaku, ia bersama Forkompinda telah melakukan rapat dan memutuskan adanya aksi percepatan vaksinasi di Kota Kupang pada tanggal 19 dan 21 Juli 2021 mendatang.


Vaksinasi ini akan menyasar 10.500 dosis pertama bagi masyarakat Kota Kupang. Hal ini telah disetujui gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat sehingga hari ini atau besok vaksin tersebut akan disalurkan dari provinsi ke Pemkot Kupang.


Vaksin yang tiba akan masuk ke gudang obat milik Pemkot dan akan disalurkan ke semua puskesmas dan rumah sakit yang ada di Kota Kupang dengan pengawalan dari aparat kepolisian. 


"Semua rumah sakit yang menyelenggarakan itu akan diberi perhatian khusus oleh Pemkot dan diberi penghargaan setinggi-tingginya karena sebetulnya tugas utama itu ada di puskesmas," ungkapnya.



Herman berkomitmen penyelenggaraan vaksinasi nantinya akan berjalan lancar. Pengaturan tata cara vaksinasi, Pemkot akan menerapakan jadwal nomor antrian yang telah didapat masyarakat. Sehingga kuota nomor antrian akan dibagi dengan durasi waktu yang ditetapkan. Hal ini bertujuan mengurangi penumpukan warga saat proses vaksinasi.


Proses vakasinasi, kata Herman, akan mengakomodir 50-100 orang per puskesmas dalam sehari, namun karena animo masyarakat akhir-akhir ini cukup tinggi, Herman meminta puskesmas agar menargetkan 100-300 orang per satu puskesmas.


Untuk tenaga kesehatan, Herman menyebut sejauh ini  tenaga kesehatan yang ada di Kota Kupang sebanyak 191 vaksinator yang akan siap mendukung pelaksanaan kegiatan ini dengan target pelaksanaan vaksinasi yang diperpanjang tiga hari sejak tanggal 19 Juli 2021.