Iklan

 


Valerius Isnoho
30 Jul 2021, 08.06 WIB
News

Tiga Hari Tak Keluar Kamar, Martinus Ongge Ditemukan Tewas

Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Manggarai, saat menjemput Korban di kosn miliknya (Foto : ist)


Manggarai,Floreseditorial.com - Sesosok mayat laki-laki ditemukan di kos Jas Nagor, di jalan Gewak I Kelurahan Poco Mal, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).


Hal itu disampaikan oleh Kapolres Manggarai, AKBP Mas Anton Widyodigdo, melalui Paur Humas Ipda I Made Budiarsa Kepada media ini, Jumat pagi (30/07/2021). Ia menyampaikan pada hari Kamis tanggal 29 Juli 2021, Pukul 18.00 wita, di TKP telah ditemukan mayat seorang laki-laki.


Identitas mayat yang ditemukan tersebut Martinus Onge,  39 tahun, Alamat Kampung Rewung, Desa Tango Molas, Kecamatan Lamba Leda Timur, Kabupaten Manggarai Timur


"Pada hari Kamis tanggal 29 Juli pukul 17.00 Wita Saksi Yohanes IY. Gurtoyem, merasa penasaran karena sudah 3 hari korban tidak pernah keluar dari kamar kostnya dengan kondisi pintu kamar  selalu  terkunci sehingga saksi memberitahukan hal tersebut kepada pemilik kost Agustinus Pen ," ungkap Budiarsa.


Ia juga menambahkan, selanjutnya pemilik kost bersama saksi berusaha mengetuk pintu kost namun tidak ada respon dari korban, sehingga pemilik kost membuka pintu kos dengan menggunakan kunci cadangan.


Setelah pintu kost berhasil dibuka ditemukan korban sudah meninggal dunia dengan posisi telentang dikasur dan sudah dalam  keadaan kaku. Melihat kejadian tersebut pemilik kost langsung melaporkan hal tersebut ke Polres Manggarai.


"Menindaklanjuti laporan tersebut, pukul 19.00 wita anggota Piket Intelkam dan Piket Reskrim bersama Personil Operasi KRYD yang dipimpin oleh KBO Satuan Intelkam  IPDA Adrianud Gon Alastan dan KBO Reskrim  IPDA I Wayan Gustama langsung mendatangi TKP dan melakukan koordinasi dengan Satgas Covid-19 Kabupaten Manggarai," terangnya.


Budiarsa juga menambahkan, informasi yang berhasil dihimpun di TKP bahwa, korban selama satu minggu terakhir mengeluh sakit flu dan batuk serta tidak pernah keluar dari kamar kost.


Dirinya juga menyampaikan, menurut penjelasan dari  dokter RSUD Ben Mboy Ruteng dr. Nanchy bahwa, setelah 2 jam meninggal dunia,  virus covid-19 tidak akan bisa terdeteksi sehingga jenasah korban akan dilakukan penanganan sesuai standar protokol covid-19.


Hasil olah TKP oleh anggota identifikasi  Polres Manggarai  tidak ditemukan tanda - tanda kekerasan pada tubuh korban serta ditemukan obat sakit batuk dan flu.


"Hasil koordinasi dengan Satgas Covid-19 Kabupaten Manggarai Timur bahwa Satgas Covid-19 Kabupaten Manggarai Timur akan menjemput jenasah korban pada hari Jumat tanggal 30 Juli 2021 untuk dimakamkan di Kampung halamannya di Rewung, Desa Tango Molas, Kecamatan Lamba Leda Timur, Kabupaten Manggarai Timur," papar Budiarsa.


Pukul 23.20 Wita, jenazah korban dibawa keruangan Isolasi RSUD Ben Mboy Ruteng untuk disemayamkan sambil menunggu jemputan dari Satgas Covid-19 Kabupaten Manggarai Timur, pada hari Jumat tanggal 30 Juli 2021.