SWAPE UP UNTUK MEMBACA ARTIKEL
Uskup Ruteng Instruksikan Penghentian Pelayanan Sakramen Perkawinan

Iklan

 


FEC Media
12 Jul 2021, 20.44 WIB
Headline

Uskup Ruteng Instruksikan Penghentian Pelayanan Sakramen Perkawinan

Ilustrasi. (Net)


Manggarai, Floreseditorial.com - Uskup Ruteng, Mgr. Siprianus Hormat, melalui Sekretaris Jendral Keuskupan Ruteng, RD. Alfons Segar, menginstruksikan seluruh jajaran pastoral Paroki di wilayah keuskupan Ruteng untuk menghentikan sementara pelayanan sakramen perkawinan. 


Instruksi Pastoral Keuskupan Ruteng itu tertuang dalam surat No: 295/I.I/VII/2021 yang ditandatangani oleh Sekretaris Jendral Keuskupan Ruteng, RD. Alfons Segar, pada Senin (12/7/2021).


Dalam keterangan yang diterima media ini, Sekretaris Jendral Keuskupan Ruteng, RD. Alfons Segar, menjelaskan, banyak Paroki di keuskupan Ruteng masuk dalam zona merah Covid-19.


Karenanya, pelayanan ditiadakan sementara sampai batas waktu yang belum ditentukan.


“Mengingat pelayanan sakramen perkawinan Ini memiliki efek penghimpunan masa, karenanya, pelayanan Sakramen Perkawinan ditiadakan sementara, ini adalah bentuk tanggungjawab kita dalam mendukung upaya pemerintah memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini,” kata Alfons.


Sementara untuk pelayanan sakramen perkawinan yang sudah dijadwalkan, kata Alfons, pastor Paroki diharuskan melapor ke Gugus tugas Covid-19 setempat.


“Dan memastikan panitia sudah mendapatkan izin menyelenggarakan acara/pesta dari gugus tugas setempat,” katanya.


Ia menambahkan,  untuk pelayanan sakramen perkawinan yang sudah dijadwalkan, misa dihadiri tidak lebih dari 30 orang.


“Acaranya hanya boleh dilaksanakan siang hari dengan penetapan protokol kesehatan secara ketat,” tukasnya.