Iklan

 


FEC Media | Verified Writer
23 Agu 2021, 11.25 WIB
Tango Molas

Pilkades Tango Molas, Panitia Tetapkan Lima Cakades

Ilustrasi. (Net)


Manggarai Timur, Floreseditorial.com - Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Tanggo Molas, akhirnya menetapkan lima Calon kepala Desa (Cakades) peserta Pemilihan kepala desa di desa tersebut yang dilakukan Sabtu (21/8/2021).


Dari enam bakal calon kades, Yulianus Mariono, menjadi satu-satunya bakal calon yang dinyatakan gugur karena tidak memenuhi persyaratan administratif.


Aloysius Roma, Camat Lamba Leda Timur, mengungkapkan, dalam proses, pihak kecamatan tidak mencampuri kerja panitia.


“Pihak kecamatan, hanya memfasilitasi panitia untuk menetapkan bakal calon yang memenuhi persyaratan. Kami tingkat kecamatan tidak ambil bagian dalam proses itu,” katanya.


Untuk diketahui, drama pemilihan kepada desa Tango Molas sontak menjadi perhatian beberapa waktu belakangan karena sorotan terhadap kinerja pantia pilkades.


Yulianus Mariono, bakal calon yang dinyatakan gugur oleh pantia, sempat mengadu ke DPRD kabupaten Matim pada Selasa (06/07/2021) lalu, perihal buruknya kinerja Pantia Pilkades karena sengaja menghilangkan dokumen ijazah asli miliknya.


Gaduh inipun berujung pergantian panitia oleh pemerintah Kabupaten Matim. Pemerintah memutuskan mencopot semua anggota pantia lama dan menggantikan dengan panitia yang baru.


Pasca pergantian panitia pilkades oleh Pemerintah, drama sengkarut pilkades Tango molaspun masih berlanjut takala Panitia baru, Pilkades Tango Molas juga disinyalir menggolkan salah satu calon yang diduga berijazah palsu.


Buntut dugaan penggunaan ijazah palsu inilah, sekelompok masyarakatpun mendatangi polres Matim pada Senin (16/08/2021) lalu, untuk melaporkan Kades Petahana, Paulus Caru, yang memiliki dua copian ijazah sekolah dasar dengan nomor induk yang berbeda saat ingin mendaftar untuk kembali mencalonkan diri.


Meski demikian, Panitia memutuskan, menetapkan Paulus Caru, sebagai salah satu calon yang lolos seleksi administrasi.