Iklan

 


Rian Laka
6 Agu 2021, 16.02 WIB
HeadlinePLTU Ropa

Polemik Proses Bongkar Muat Batubara PLTU Ropa, Direktur PT.RMS: Mungkin Pak Kadis Lupa Kalau Dia Sudah Tanda Tangan Izin Angkut

Direktur PT. Rasyid Mando Sejahtera, Joni Rasyid. (Foto: Ist)


Ende, Floreseditorial.com - Polemik proses pengangkutan batubara dari dermaga pembongkaran di wilayah Mausambi menuju kawasan Perusahan Listrik Tenaga Uap (PLTU) Ropa, terus menyeruak.


Direktur PT. Rasyid Mando Sejahtera (PMS), Joni Rasyid, saat diwawancarai media ini, jumad (6/8/2021), mengatakan, pihaknya telah mengantongi izin angkut batubara dari Mausambi menuju PLTU Ropa.


“Sejak awal sudah ada Izin dan lengkap, mungkin Pak Kadis lupa kalau dia sudah menandatangani izin itu,” ujar Joni Rasyid.


Dalam proses pengurusan izinan, katanya lebih lanjut, pemerintah daerah telah memberikan izin secara lengkap, sehingga pihaknya berani melakukan proses pengangkutan batubara dari dermaga pembongkaran di wilayah Mausambi menuju kawasan PLTU Ropa.


“Mulai dari Tanda Daftar Perusahan (TDP), Izin Lokasi (IL) dan Izin Gangguan (IG). Karena, ketiga izin itu menjadi persyaratan utama untuk mengurus Surat Izin Usaha Jasa Pengurusan Transportasi (SIUJPT),” terang Rasyid.


Namun, Kata Rasyid, sesuai kewenangan SIUJPT ada di PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu) Kupang.


“Maka setelah tiga persyaratan itu lengkap, baru dibawa ke Kupang untuk mendapatkan izin prinsip dalam bentuk SIUJPT karena yang berwenang untuk mengeluarkan izin prinsip berupa SIUJPT itu ada di Kupang bukan di Ende,” tegas Rasyid.


Iapun membantah pernyataan Kadis Penanaman Modal dan PTSP Ende.


“Itu tidak benar. Karena semua hal terkait perizinan sudah lengkap,” tukasnya.


Sebelumnya, Kepala Dinas Penanaman Modal dan PPTSP Kabupaten Ende, Kanis Poto, mengatakan bahwa dinasnya tak pernah mengeluarkan izin angkut batubara dari dermaga pembongkaran di wilayah Mausambi menuju kawasan PLTU Ropa.


“Kami tidak pernah mengeluarkan izin angkut batubara dari Dermaga pembongkaran di mausambi menuju lokasi PLTU Ropa,” katanya, dalam keterangan yang diterima Floreseditorial.com, Rabu (04/08/2021) lalu.


Kanis menjelaskan, sesuai kewenangan, izin angkut dari lokasi menuju dermaga pembokaran batubara kapal tongkang wilayah Mausambi, adalah kewenangan Pusat. 


“Sedangkan dari Mausambi menuju lokasi PLTU Ropa, itu kewenangan Dinas Kami, namun sampai saat ini kami belum pernah mengerluarkan izin angkut,” katanya.


Untuk diketahui, saat ini pihak Direktur PMS, Joni Rasyid, telah memberikan kuasa kepada Edwin Rosadi, selaku direktur pelaksana yang mengurus proses bongkar muat batubara menuju PLTU Ropa.