Iklan

 


FEC Media | Verified Writer
4 Sep 2021, 01.19 WIB
HeadlineHukrimSkandal Seks Lurah Satar Peot

Suami Merantau, Istri di Manggarai Timur ‘Digarap’ Pak Lurah

Ilustrasi. (Net)


Manggarai Timur, Floresedirorial.com - Perilaku tak senonoh, SJ, Lurah Satar Peot, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), flores - NTT ini tak layak ditiru.


Gimana tidak, ia nekat meniduri, NJ, seorang warganya yang ditinggal suaminya mencari kerja di Kalimantan. 


Apesnya, perbuatan tak terpuji oknum lurah ini menyebabkan NJ hamil, hasil hubungan terlarang dengan pak Lurah.


Untuk memuluskan niatnya, Lurah Satar Peot memaksa NJ untuk mengambil surat keterengan ahli waris calon penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) di rumahnya.


“Sekitar pukul 19.00, Dia minta istri saya pergi ambil surat keterengan ahli waris calon penerima BLT di rumahnya,” cerita Suami NJ, Jumat (03/09/2021).


Awalnya, kata Suami NJ, istrinya menolak arahan Pak lurah, karena mengambil surat keterangan di rumahnya dan di luar jam kantor.


“Karena istri saya menolak, pak lurah menyuruh seseorang menjemput istri saya, dan istri saya pun pergi bersama orang itu ke kediaman pak Lurah,” katanya.


Menurut penjelasan istrinya, setibanya di kediaman pak lurah, orang suruhan pak lurah lantas meninggalkan istrinya bersama pak lurah sembari mematikan lampu ruangan.


“Saat itulah istri saya disetubuhi pak lurah Satar Peot,” kata suami NJ.


Usai diperlakukan demikian, istrinyapun melaporkan kepada dirinya perihal kejadian itu.


“Karena memang saya sedang berada di kalimantan untuk bekerja,” tururnya sedih.


Ia menambahkan, awalnya para pihak menyepakati agar masalah tersebut diselamatkan sesuai ketentuan hukum adat Manggarai.


Namun karena Lurah mengingkari kesepakatan adat yang telah disepakati, pihaknya pun melaporakam kejadian tersebut ke Pihak kepolisian setempat.


Mengutip Floresnews.id, Lurah Satar Peot, SJ, membenarkan laporan atas dirinya di Kantor Polisi. Namun SJ berdalih bahwa pihak kepolisian mengarahkan agar masalah tersebut diselesaikan secara kekeluargaan.