• Selasa, 5 Juli 2022

Pertamina Pastikan Distribusi BBM-Elpiji Tidak Terdampak Banjir Rob

- Selasa, 24 Mei 2022 | 15:24 WIB
Ilustrasi: Petugas mengisi bahan bakar minyak (BBM) pada kendaraan warga di SPBU Rest Area KM 429 Tol Semarang-Solo, Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra) (Antaranews.com) (Antaranews.com/)
Ilustrasi: Petugas mengisi bahan bakar minyak (BBM) pada kendaraan warga di SPBU Rest Area KM 429 Tol Semarang-Solo, Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra) (Antaranews.com) (Antaranews.com/)

Floreseditorial.com - Pertamina memastikan pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) dan elpiji tetap berjalan dan tidak terdampak banjir rob yang terjadi di Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang.

Melalui keterangan tertulis yang diterima di Semarang, Selasa, Pejabat Sementara Area Manager Communication, Relations, and Corporate Social Responsbility (CSR) Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga Marthia Mulia Asri mengatakan ada dua fasilitas terminal elpiji yang berada di kawasan industri Pelabuhan Tanjung Emas dan fasilitas terminal BBM yang berlokasi di Pengapon, tidak jauh dari kawasan pelabuhan.

Terminal LPG Opsico dan Terminal LPG Temporer, serta satu fasilitas fuel terminal yang berlokasi di Pengapon, tidak jauh dari kawasan pelabuhan tidak tergenang banjir rob.

Baca Juga: Emas Terdongkrak 5,7 Dolar AS Karena Greenback Melemah Tajam

"Meski akses keluar masuk kendaraan skid tank LPG di Terminal LPG Temporer Tanjung Emas terhambat akibat banjir, penyaluran elpiji tetap bisa dijalankan dari Terminal LPG Opsico sehingga pasokan elpiji tetap dapat berjalan.

Penyaluran BBM dari Fuel Terminal Pengapon juga berjalan normal," katanya.

Selain itu, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 44.501.02 Usman Janatin yang terdekat dengan kawasan pelabuhan dipastikan tidak terdampak banjir dan beroperasi normal.

"Stasiun Pengisian Bahan Bakar Bunker (SPBB) 47.501.06 Kopelra yang berada di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas cukup terdampak, namun saat ini kondisi stok dalam keadaan cukup untuk memasok kebutuhan bahan bakar kapal selama tiga hari ke depan," ujarnya.

Baca Juga: Rupiah Berpotensi Melemah Seiring Pengumuman Hasil RDG BI

Halaman:

Editor: Aris Yudhivan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Investasi harus bisa tumbuhkan UMKM

Senin, 4 Juli 2022 | 15:37 WIB
X