Algoritma Berikan Cuti Bagi Karyawan Yang Berulang Tahun

- Minggu, 31 Juli 2022 | 14:40 WIB
Direktur Algoritma Data Science School Nayako Wicaksono, Minggu (31/7/2022).
Direktur Algoritma Data Science School Nayako Wicaksono, Minggu (31/7/2022).

Floreseditorial.com - Algoritma Data Science School yang merupakan pusat pendidikan terkait data science memberikan birthday leave atau cuti bagi karyawannya yang berulang tahun.

"Program cuti ini akan berlaku mulai tanggal 1 Agustus 2022 dimana siapapun yang berulang tahun boleh mengambil cuti 1 hari di hari ulang tahunnya dan menghabiskan hari spesial bersama keluarga, sahabat, dan orang tersayang dengan tenang tanpa terganggu dengan urusan pekerjaan," kata Direktur Algoritma Data Science School Nayako Wicaksono dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu.

Perasaan diperhatikan dan dihargai oleh perusahaan sebagai personal adalah hal yang selalu ingin ditumbuhkan perusahaan kepada seluruh karyawannya, salah satunya melalui Birthday Leave.

Baca Juga: PT Timah Tebar 46 Rumah Ikan Di Perairan Belo Laut

“Birthday Leave ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kami dengan apa yang telah mereka berikan kepada perusahaan. Memberikan karyawan waktu untuk merayakan hari penting
bersama keluarga seperti ini sangat penting untuk menunjang kehidupan kerja yang seimbang (work-life balance) bagi karyawan," imbuhnya.

Sebelumnya, karyawan yang berulang tahun diberi ucapan selamat ulang tahun di grup, kue ulang tahun, dan dilaksanama foto bersama. Saat kasus pandemi COVID-19 sedang tinggi sehingga diwajibkan untuk WFH (work from home), kue akan dikirimkan ke rumah karyawan.

"Interaksi-interaksi positif yang tercipta di lingkungan kerja dalam momen ulang tahun seperti ini dapat mempengaruhi ikatan emosional karyawan pada perusahaan," ucapnya.

Baca Juga: Mendag Sebut Harga Kebutuhan Bahan Pokok Di Surabaya Stabil

Birthday Leave adalah salah satu terobosan reward yang layak untuk diterapkan di banyak perusahaan di Indonesia dalam mendukung work-life balance.

The Corporate Executive Board
merilis hasil survei terhadap 50.000 karyawan di berbagai perusahaan di dunia yang menunjukkan bahwa karyawan yang merasakan work-life balance akan bekerja 21 persen lebih keras dibanding mereka yang merasakan kejenuhan tanpa kesempatan cuti.

Editor: Maria H.R Waju

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mengendalikan Inflasi Dari Lahan Bekas Tambang Di Babel

Senin, 19 September 2022 | 14:23 WIB

Ini Daftar Tarif Baru Angkot di Kota Kupang

Minggu, 11 September 2022 | 15:38 WIB

Pemerintah Canangkan Pembangunan Paket CP 202 MRT Jakarta

Minggu, 11 September 2022 | 07:00 WIB
X