Rusia Mungkin Kurangi Ekspor Biji-Bijian Karena Panen Menurun

- Sabtu, 6 Agustus 2022 | 09:34 WIB
Arsip foto - Sebuah truk terlihat di terminal gandum selama panen jelai di wilayah Odesa
Arsip foto - Sebuah truk terlihat di terminal gandum selama panen jelai di wilayah Odesa

Floreseditorial.com - Rusia dapat mengurangi 50 juta ton ekspor biji-bijian yang direncanakan tahun ini karena kemungkinan penurunan hasil produksinya, kata Menteri Pertanian Rusia Dmitry Patrushev, Jumat (5/8/2022).

Kemungkinan penurunan hasil tahun ini disebabkan oleh keterlambatan penanaman di banyak daerah karena musim semi yang dingin dan cuaca buruk, serta kesulitan pasokan komponen asing untuk peralatan pertanian, kata Patrushev.

“Secara total, ini semua menimbulkan risiko untuk mencapai target 130 juta ton. Tentu saja, kami akan sepenuhnya memasok pasar domestik dan tidak akan ada masalah dengan itu. Namun, kami harus merevisi rencana ekspor 50 juta ton. kecuali kita mencapai volume yang direncanakan. Ini dapat berdampak negatif pada pasar biji-bijian global," katanya.

Baca Juga: Konsumsi Rumah Tangga Jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi

Kementerian Pertanian Rusia sebelumnya memperkirakan panen biji-bijian 130 juta ton tahun ini, termasuk rekor jumlah 87 juta ton gandum, dan diperkirakan akan mengekspor 50 juta ton gandum.

Petani Rusia telah memanen sekitar 55 juta ton biji-bijian sejauh ini, terutama kurang dari pada tanggal yang sama tahun lalu, kata Patrushev.

Pada tahun 2021, Rusia memanen hampir 121 juta ton biji-bijian, termasuk sekitar 76 juta ton gandum.

Baca Juga: Dolar Merosot, Dipicu Pesan Hawkish Bank Sentral AS Mereda

Editor: Maria H.R Waju

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kota Magelang Kembangkan Paket Wisata Mobil VW

Senin, 15 Agustus 2022 | 08:57 WIB
X