Penjualan Daring Buka Jalan Sambal Baba Jangkau Konsumen Lebih Luas

- Senin, 22 Agustus 2022 | 20:30 WIB
Seorang karyawati Industri Kecil Menengah di Jayapura, Papua, CV Warline Katahati Papua
Seorang karyawati Industri Kecil Menengah di Jayapura, Papua, CV Warline Katahati Papua

Floreseditorial.com - Tingginya aktivitas masyarakat berbelanja daring, khususnya melalui perangkat bisnis elektronik, telah membuka jalan bagi banyak produk lokal atau usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menjangkau konsumen lebih luas.

Bahkan sebuah jenama produk olahan makanan kemasan Sambal Baba milik Industri Kecil Menengah di Jayapura, Papua, CV Warline Katahati Papua, mampu mencatatkan penjualan hingga ratusan produk per hari memanfaatkan teknologi perangkat bisnis elektronik, seperti media Facebook, Instagram serta Shopee, Blibli, dan Tokopedia.

"Berjualan di Facebook paling lancar. Produk sambal bisa penjualan sampai 300 kemasan per hari, kalau DTuna (Rendang Tuna) 200-an kemasan per hari," kata karyawan bagian pemasaran CV Warline Katahati Papua Musdalifa di Jayapura, Papua, Senin.

Baca Juga: 100 Orang Perdana Lakukan Penukaran Uang Di Pasar Kreneng Denpasar

Musdalifa selaku lulusan SMK yang menguasai desain komunikasi visual, terjun langsung dalam membuat promosi di akun media sosial Sambal Baba.

Menurut perempuan yang akrab disapa Syifa itu, produksi Sambal Baba per bulan bisa menembus hingga 2.000 sampai 3.000 kemasan.

Syifa mengatakan produksi mereka berupa sambal ikan Asar, dulunya hanya lauk biasa bagi masyarakat Papua.

Baca Juga: Bank Papua Telah Lakukan Pengembangan Digital Produk

Ikan Asar merupakan ikan tuna yang melewati proses pengasapan selama dua sampai tiga jam. Dengan proses pengasapan tersebut, ikan menjadi gurih, enak dan memiliki wangi asap yang sangat khas.

Halaman:

Editor: Maria H.R Waju

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X